OJK: Stabilitas Sektor Keuangan Jakarta dan Banten Terjaga, Ekonomi Regional Tetap Tumbuh

OJK: Stabilitas Sektor Keuangan Jakarta dan Banten Terjaga, Ekonomi Regional Tetap Tumbuh

Ilustrasi JFK 2024 lalu; Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Jakarta Fair Kemayoran 2025 Beri Dampak Besar bagi Ekonomi DKI-dok Disway-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kabar dari Kantor OJK Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) dan OJK Provinsi Banten.

Pihaknya mencatat bahwa sektor jasa keuangan di wilayah DKI Jakarta dan Banten tetap stabil dan tumbuh positif.

Demikian tersebut merupakan capian hingga pertengahan tahun 2025.

BACA JUGA:'ZAKAT' HARAM LPEI RP11,7 TRILIUN

Kinerja sektor perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan non-bank menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika perekonomian nasional dan global.

Data ini disampaikan dalam rilis resmi OJK pada Rabu (16/7/2025), sebagai bagian dari laporan rutin RDKB (Rapat Dewan Komisioner Bulanan) OJK.

"Tren positif ini menunjukkan penguatan ekonomi regional yang sehat, sekaligus buah dari literasi keuangan yang terus meningkat,” ungkap Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi.

Per Mei 2025, sektor perbankan di DKI Jakarta menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp4.846,54 triliun, tumbuh 4,87 persen secara tahunan (yoy). Penyaluran kredit pun meningkat menjadi Rp4.113,5 triliun (tumbuh 10,06 persen yoy) dengan NPL tetap terjaga di angka 1,71 persen.

Sementara di Banten, DPK tumbuh 6,21 persen menjadi Rp295,11 triliun, dengan penyaluran kredit sebesar Rp219,47 triliun dan NPL 3,13 persen.

BACA JUGA:Seskab Teddy Ungkap Prabowo Telepon Trump Soal Tarif RI Turun 19 Persen

Adapun fokus pembiayaan yaitu Jakarta dalam Industri pengolahan, dan perdagangan, perantara keuangan.

Sedangkan Banten dalam hal kredit konsumsi, peralatan rumah tangga, dan perdagangan.

OJK juga mencatat minat masyarakat terhadap pasar modal terus meningkat, terutama di Jakarta.

Hingga April 2025 jumlah investor Jakarta sebanyak 3,75 juta (naik 138,45 persen yoy).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads