Karyoto Promosi Jadi Kabaharkam Polri, Besan Dedi Mulyadi Ini Punya Kekayaan Rp11 M Lebih
Irjen Karyoto resmi melepas jabatan Kapolda Metro Jaya dan dipromosikan menjadi Kabaharkam Polri menggantikan Komjen Fadil Imran-Dok. Polda Metro Jaya-
JAKARTA, DISWAY.ID - Irjen Karyoto resmi melepas jabatan Kapolda Metro Jaya dan dipromosikan menjadi Kabaharkam Polri menggantikan Komjen Fadil Imran.
Tak hanya itu, Karyoto yang merupakan besan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga pecah satu bintang menjadi bintang tiga dengan Pangkat Komisaris Jenderal.
BACA JUGA:KDM-Irjen Karyoto Jadi Besan, Maula Akbar Resmi Nikahi Putri Karlina di Garut: Maharnya Ayam Pelung
BACA JUGA:Promosi Elite Polda Metro: Dari Kapolda hingga Kabid Humas, Ini Daftar Lengkapnya
Sebagai informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Karyoto melakukan rotasi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Dengan demikian, Karyoto pun melepaskan jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya yang diembannya selama 2 tahun 4 Bulan.
Karyoto yang lama berkecimpung di Reserse, lahir 27 Oktober 1968 di Pemalang, Jawa Tengah ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990.
Selama berkarier di Korps Bhayangkara, Karyoto pernah menjadi Kasubbid Infodata Kominter Set NCB Interpol tahun 2009, Penyidik Utama Tingkat II Dit III/Kor dan WCC Bareskrim Polri tahun 2010, Kasubdit III Dittipidkor Bareskrim Polri tahun 2011.
Prestasi Karyoto bahkan pernah menduduki jabatan Kapolres dan Kapolda di sejumlah wilayah. Antara lain, Kapolresta Barelang tahun 2012, Dirreskrimum Polda DIY tahun 2014, Wakapolda Sulawesi Utara tahun 2018 hingga Wakapolda DIY tahun 2019.
Penugasan di KPK
Di tahun 2020, Karyoto sempat diberi penugasan di luar stuktur Polri. Ia saat itu ditunjuk menjadi Deputi Pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sejumlah kasus besar pernah ditangani Karyoto selama bertugas di KPK. Di anataranya, kasus korupsi izin ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, kasus korupsi bansos Covid-19 yang menjerat Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, kasus korupsi mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
Kemudian kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe hingga kasus dugaan korupsi pengadaan tanah PD Sarana Jaya di Munjul dan Pulogebang, Jakarta Timur.
BACA JUGA:Misteri Kematian Diplomat, Kapolda: Jangan Ambil Kesimpulan Dulu, Masih Dipelajari
Tiga tahun bertugas di KPK, Karyoto mendapat penugasan baru alias 'pulang kampung' ke institusi asalnya. Karyoto ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya pada Mei 2023 silam. Saat awal menjabat, Karyoto sempat menangani kasus penganiayaan oleh anak pejabat Dirjen Pajak, Mario Dandy.
Bahkan, Karyoto pernah menggeler konferensi pers secara langsung saat anggotanya kedapatan lalai dalam menjaga Mario Dandy yang diduga tak memborgol tahanan. Saat itu, Karyoto meminta maaf ke masyarakat usai video viral Mario Dandy memasang borgol sendiri tanpa pendampingan anggota kepolisian saat hendak diserahkan ke Kejaksaan.
Tangani Kasus Firli Bahuri
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: