RI Siap Saingi Negara Maju, Belarus Siap Transfer Teknologi Drone dan Pupuk Canggih

RI Siap Saingi Negara Maju, Belarus Siap Transfer Teknologi Drone dan Pupuk Canggih

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Belarus Maxim Ryzhenkov bersama jajaran delegasi bisnis Belarus dengan fokus peningkatkan kerjasama industri pupuk, alat berat.--Kadin

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Belarus Maxim Ryzhenkov bersama jajaran delegasi bisnis Belarus dengan fokus peningkatkan kerjasama industri pupuk, alat berat.

Anin sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus pada peningkatan kerja sama industri pupuk, alat berat, dan sumber daya manusia.

"Kita melihat Belarus sangat kuat dari sisi fertilizer atau pupuk. Bahkan Menteri Luar Negeri (Belarus) menyampaikan keinginan mereka untuk tidak hanya berdagang, tetapi juga membangun industri pupuk di Indonesia. Ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo terhadap ketahanan pangan," ujar Anin dikutip Kamis, 7 Agustus 2025.

BACA JUGA:Selamat! Billy Syahputra Resmi Lamar Kekasih Bule Asal Belarusia di Tepi Pantai Bali

Selain pupuk, Anin menjelaskan bahwa Belarus juga menawarkan keunggulan di bidang alat berat seperti traktor dan truk.

Hal ini dinilai penting untuk menopang proses industrialisasi di Indonesia.

Ia menilai potensi kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat transformasi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi negara industri berbasis teknologi.

"Kita buka perdagangan seluas mungkin, ke barat seperti Amerika (Serikat) dan Uni Eropa, maupun ke timur seperti China, Rusia, dan Belarus," lanjutnya.

"Ini bagian dari upaya Kadin memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi yang solid, dengan capaian 5,12 persen di kuartal II,” lanjutnya.

BACA JUGA:Menteri Pertahanan Rusia Baru Muncul Setelah Pasukan Wagner ke Belarusia

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi.

Anin mendorong agar kerja sama dengan Belarus mencakup pengembangan keahlian teknis, seiring dengan kekuatan teknologi yang dimiliki Belarus dalam sektor industri dan pertahanan.

"Saya meminta Pak Menlu (Menteri Luar Negeri Belarus) untuk mempertimbangkan penguatan vocational studies kita, agar kita bisa menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap menopang transformasi industri nasional," tambah Anin.

BACA JUGA:Sebagian Pasukan Wagner Bergabung Dengan Rusia, Prigozhin: Kami Akan ke Belarusia

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads