Drama Pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte Pupus di Senat Filipina

Drama Pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte Pupus di Senat Filipina

Sara Duterte ancam Presiden Ferdinand Marcos Jr--Hindustan Times

Pembatalan pemakzulan oleh Mahkamah Agung dan pengarsipan mosi oleh Senat memberikan kemenangan hukum bagi Sara Duterte, tetapi tidak membebaskannya dari tuduhan.

Menurut juru bicara Mahkamah Agung, Camille Ting, aduan baru hanya bisa diajukan setelah 6 Februari 2026, sesuai batasan konstitusional. Keputusan ini memicu kekhawatiran akan krisis konstitusional, seperti yang diungkapkan Senator Migz Zubiri, yang memperingatkan bahwa mengabaikan putusan Mahkamah Agung bisa melemahkan checks and balances.

Bagi Sara, putusan ini memperkuat posisinya sebagai kandidat kuat untuk pemilu presiden 2028, meski tuduhan korupsi dan ancaman pembunuhan terus membayangi reputasinya. Sementara itu, hubungan antara klan Marcos dan Duterte semakin retak, menandakan bahwa politik Filipina akan terus diramaikan oleh persaingan dinasti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads