Beredar Surat Terakhir Prada Lucky: Kalau Mama Membaca Surat Ini, Berarti Lucky Sudah Tidak Bisa Lagi Memeluk Mama

Beredar Surat Terakhir Prada Lucky: Kalau Mama Membaca Surat Ini, Berarti Lucky Sudah Tidak Bisa Lagi Memeluk Mama

Beredar surat terakhir Prada Lucky yang diunggah di media sosial, di mana Lucky menyampaikan jika ibunya membaca surat ini berarti dirinya sudah tidak bisa lagi memeluk ibunya.-dok disway-

Adapun penganiayaan yang dialami oleh Lucky diterimanya selama piket, mualai Senin hingga Jumat, di mana Lucky bersama rekannya harus tidur dilantai tanpa alas.

BACA JUGA:5 Contoh Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2025 Penuh Makna, Bisa untuk Referensi Petugas!

BACA JUGA:Katalog Promo Indomaret Pekan ini 11-17 Agustus 2025, Semarak Kemerdekaan Banjir Diskon Serba Rp17.000

Foto 4 Penganiaya Prada Lucky Beredar

Selain surat terakhir Prada Lucky, foto 4 penganiaya Prada Lucky beredar luas di media sosial.

Tidak hanya itu, dalam postingan lainnya juga beredar seperti dutingan pada Prada Lucky yang disampaika oleh sosok yang bernama  Nafa Arshana.

Dituliskan dalam postingan tersebut jika Prada Lucky tidak memiliki moral.

Bahkan disebutkannya jika Lucky memiliki orisntasi se###ual menyimpang.

BACA JUGA:Langgar UU Monopoli, Sany Group Kena Denda Terbesar Sepanjang Sejarah Rp449 Miliar

BACA JUGA:Kejutan Detik Akhir Transfer! Mees Hilgers Gabung Klub Top Eropa, Media Rival Kepanasan, Emil Audero Tak Mau Kalah

Sedangkan Pihak Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana pada Minggu 10 Agustus 2025, mengatakan keempat tersangka tersebut yakni Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS dan Pratu ARR. 

Brigjen TNI Wahyu menyampaikan bahwa yang bersangkutan akan dilanjutkan sebagai tersangka untuk diketahui peran masing-masing.

“Dengan demikian nantinya dapat ditentukan pasal yang akan dikenakan termasuk tahapan-tahapan lanjutannya," jelas Wahyu.

Tidak hanya itu, sebanyak 16 prajurit TNI lainnya masih terus diperiksa terkait kematian Prada Lucky.

Brigjen TNI Wahyu juga menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads