Presiden FAM Terancam Lengser Imbas Skandal Naturalisasi Facundo Garces, Malaysia Berpotensi Kena Banned FIFA
Presiden FAM terancam dicopot akibat kontroversi besar terkait proses naturalisasi pemain, khususnya kasus Facundo Garces-Tangkapan layar Instagram@famalaysia-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Posisi Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Joehari Ayub, dikabarkan terancam dicopot hanya beberapa bulan setelah menjabat, akibat kontroversi besar terkait proses naturalisasi pemain, khususnya kasus Facundo Garces.
Situasi ini berpotensi menarik campur tangan FIFA dan mengguncang masa depan timnas Malaysia.
Kabar mengejutkan ini dilaporkan oleh New Straits Times, yang menyebutkan bahwa kursi kepemimpinan FAM bisa segera kosong.
BACA JUGA:Jeremie Frimpong Cedera, Arne Slot Terpaksa Harus Putar Otak
Wakil Presiden FAM, Datuk Yusof Mahadi, disebut-sebut siap mengisi posisi tersebut sementara waktu jika pergantian benar terjadi.
Namun, ketika dimintai tanggapan, Yusof hanya menjawab singkat, “Lain kali... tunggu sampai minggu depan.”
Beberapa pejabat tinggi FAM lainnya, termasuk Sekretaris Jenderal Datuk Noor Azman Rahman, juga enggan berkomentar, meski tidak membantah rumor tersebut.
Joehari Ayub sendiri baru terpilih sebagai Presiden FAM periode 2025–2029 pada Februari lalu, tanpa lawan, dan menjadi orang pertama dari Sabah yang menjabat posisi tersebut.
Kontroversi ini berpusat pada status Facundo Garces, pemain naturalisasi asal Argentina yang diklaim memiliki darah Malaysia melalui "kakek buyutnya".
Klaim ini memicu keraguan karena berdasarkan Pasal 7 Regulasi FIFA tentang Kelayakan Pemain Internasional, pemain hanya bisa membela negara lain jika memiliki ayah, ibu, kakek, atau nenek yang lahir di negara tersebut.
BACA JUGA:Media Belanda: Sindiran Miliano Jonathans ke Ronald Koeman, Tolak Belanda Demi Timnas Indonesia
Selain itu jika ia sendiri lahir atau tinggal di sana secara terus menerus selama lima tahun setelah usia 18 tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: