3 Sekolah Kurikulum Budi Pekerti yang Dinilai Efektif Cegah Bullying pada Anak

3 Sekolah Kurikulum Budi Pekerti yang Dinilai Efektif Cegah Bullying pada Anak

3 Sekolah Kurikulum Budi Pekerti yang Dinilai Efektif Cegah Bullying pada Anak---Dok. Istimewa

Sekolah perlu menanamkan nilai etika, sopan santun, empati, serta penyelesaian konflik secara sehat.

Guru juga berperan penting, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi teladan yang mencerminkan sikap sabar, adil, dan menghargai perbedaan.

BACA JUGA:Sosok Zetro Leonardo Purba Diplomat Indonesia Tewas Ditembak di Peru, Menlu Desak Pemerintah Peru Usut Tuntas

Beberapa sekolah yang menekankan kurikulum budi pekerti antara lain:

1. Sekolah Terpadu Pahoa (Summarecon Serpong & Crown Gading)

Mengusung konsep Attitude, Communication, and Thinking (ACT), sekolah trilingual ini menekankan pembentukan karakter mulia melalui kegiatan belajar, interaksi sehari-hari, hingga ekstrakurikuler.

2. Sekolah Islam Al Azhar Summarecon (Bekasi, Serpong, Bandung, Makassar)

Memadukan Kurikulum Nasional dengan Kurikulum Pengembangan Pribadi Muslim (KP2M), sekolah ini menekankan pendidikan akhlak, pembiasaan ibadah, dan pembelajaran Al-Qur’an untuk membentuk generasi berilmu sekaligus berakhlak mulia.

3. Sekolah Terpadu Sedaya Bintang (Summarecon Bandung)

Mulai beroperasi tahun ajaran 2025/2026, sekolah ini menawarkan pendidikan holistik dengan integrasi kurikulum nasional, Pearson Edexcel, dan framework Singapura. Fokusnya pada budi pekerti, empati, kepedulian sosial, serta pembelajaran trilingual dengan guru native Mandarin.

BACA JUGA:Polisi Tangkap Direktur Lokataru Foundation: Hasut Aksi Anarkis Libatkan Pelajar!

Kepala Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Melva Manalu, menegaskan pentingnya pendidikan karakter sejak dini. “Nilai positif seperti sopan santun, empati, dan kejujuran akan mencegah anak terjerumus dalam perilaku bullying,” jelasnya.

Pendidikan Karakter Jadi Fondasi Generasi Emas

Pencegahan bullying tidak cukup hanya dengan aturan sekolah, tetapi harus dimulai dari pembiasaan nilai moral sejak dini.

Anak yang terbiasa menghargai perbedaan, peduli sesama, dan menjunjung etika akan tumbuh menjadi pribadi yang menolak segala bentuk kekerasan.

Selama lebih dari 50 tahun, Summarecon melalui jaringan sekolahnya berkomitmen konsisten mendukung pendidikan yang sehat, inklusif, dan berkarakter.

Dengan lingkungan belajar yang aman, anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berintegritas dan siap menghadapi masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads