Ekonomi Indonesia Tetap Perkasa di Tengah Gejolak: Pemerintah Pastikan Pasar Modal Stabil dan Investor Tenang
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasar modal dan mempertahankan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika sosial politik-Ekon.go.id-
JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasar modal dan mempertahankan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika sosial politik yang belakangan ini terjadi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap solid.
BACA JUGA:Haris Azhar Heran Delpedro Ditangkap karena Menghasut Demo: Itu Ekspresi, Bukan Hasutan!
BACA JUGA:Apa Itu Global Sumud Flotilla, Armada Raksasa yang Berlayar ke Gaza
Pada kuartal II-2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen (y-o-y), sementara PMI Manufaktur kembali menembus level ekspansi di 51,5 persen setelah bulan sebelumnya sempat berada di level 49,2 persen.
“Secara fundamental, Indonesia mempunyai ketahanan yang solid. Arah pertumbuhan ekonomi masih berada di jalur positif,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Senin 1 September 2025.
Pasar Modal dan Investasi Masih Positif
Airlangga menyebut, meski sempat terguncang isu politik, pasar modal tetap menunjukkan kinerja kuat. IHSG bahkan sempat mencetak rekor all time high pada akhir Agustus 2025.
BACA JUGA:Hugo Viana Kenang Jasa Ederson, Jadi Kiper Tersukses The Cityzens di Era Premier League
Di sisi investasi, tren positif juga terlihat dari meningkatnya impor barang modal dan geliat industri pengolahan. Untuk semester II-2025, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5–5,2 persen dengan strategi mempercepat realisasi belanja negara, memberikan stimulus tambahan, serta memperkuat konsumsi masyarakat.
Sejumlah program prioritas seperti perumahan, pariwisata, dan Makan Bergizi Gratis dipercepat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Belanja modal negara pun terus didorong demi mempercepat perputaran ekonomi dan menjaga konsumsi domestik tetap kuat.
Pemerintah juga membentuk Satgas Pencegahan PHK untuk memastikan stabilitas ketenagakerjaan.
BACA JUGA:Keren! Aice 7th Indonesia Open Angkat Prestasi Woodball Indonesia
Menurut Airlangga, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir memperjuangkan rakyat kecil, termasuk kelompok yang paling rentan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: