Pemerintah Pantau Dampak Konflik AS–Venezuela Bagi Indonesia, Harga Minyak Masih Stabil
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sejauh ini belum ada perubahan harga minyak Indonesia akibat terjadinya infansi Amerika Serikat dan Venezuela-Disway.id/Anisha Aprilia-
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sejauh ini belum ada perubahan harga minyak Indonesia akibat terjadinya infansi Amerika Serikat dan Venezuela.
Meski demikian, Airlangga memastikan pemerintah terus memantau kondisi disana.
BACA JUGA:Pemerintah Tegaskan KUHP Baru Tak Bungkam Kritik, Demonstrasi Tetap Dijamin
"Masih dimonitor karena yang utama kan berpengaruh terhadap harga minyak. Tetapi harga minyak kita monitor kalau satu dua hari ini pun tidak tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi dan harga minyak relatif masih rendah kan masih sekitar 63 dolar per barrel," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 5 Januari 2026.
Airlangga mengatakan pemerintah belum menyiapkan langkah antisipasi khusus karena situasi masih dalam tahap pemantauan.
Menurutnya, pemerintah akan terus mencermati perkembangan terbaru sebelum mengambil kebijakan lanjutan.
BACA JUGA:Jakarta Masuk Zona Waspada, Wagub Rano Ingatkan Ancaman DBD dan TBC
BACA JUGA:Jakarta Masuk Zona Waspada, Wagub Rano Ingatkan Ancaman DBD dan TBC
“Nanti kita monitor saja,” ujarnya singkat saat ditanya soal langkah antisipasi pemerintah.
Terkait kerja sama Indonesia dengan Venezuela, Airlangga menegaskan hingga saat ini pemerintah juga masih melakukan pemantauan.
Ia menyebut Indonesia tidak memiliki aset di negara tersebut, sehingga risiko langsung relatif terbatas.
“Kita tidak ada aset,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: