Dari Badan Penyelenggara, Gus Irfan Dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah
Setelah resmi dilantik, para menteri dan wamen menandatangani berita acara pelantikan. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.-Tangkapan Layar-
Profil Lengkap Gus Irfan: Ulama NU dengan Pengalaman Panjang di Pesantren dan Politik
Mochamad Irfan Yusuf, lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 April 1962 (usia 63 tahun), adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang berpengaruh.
Ia putra KH Yusuf Hasyim dan cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari, menjadikannya bagian dari keluarga Tebuireng yang legendaris. Gus Irfan dikenal sebagai pengasuh pesantren dan penggiat ekonomi umat, dengan rekam jejak yang kuat di bidang pendidikan Islam dan organisasi keagamaan.
Pendidikan dan Karier Awal
Gus Irfan menyelesaikan pendidikan dasar di Jombang, lulus SMPP Jombang (sekarang SMAN 2 Jombang) pada 1981.
Ia melanjutkan ke Universitas Brawijaya, Malang, meraih S1 pada 1985, dan S2 di universitas yang sama.
Pada 2025, ia menyelesaikan S3 Manajemen Pendidikan Islam di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sejak 1989 hingga 2006, ia menjabat Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, pesantren warisan kakeknya.
Sejak 2006, ia memimpin Pesantren Al-Farros di Jombang, dan sempat menjadi dosen di Akademi Keperawatan Widyagama Malang (2013-2016).
Pengalaman di Ekonomi Umat dan Organisasi
Gus Irfan aktif di lembaga ekonomi NU sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian NU (LPNU). Ia menjabat Komisaris Utama PT BPR Tebuireng selama 20 tahun (1996-2016), lembaga keuangan mikro berbasis pesantren.
Ia juga Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan terdaftar dalam "100 Orang Koperasi Indonesia" karya Irsyad Muchtar. Sebagai politisi, ia bergabung dengan Gerindra dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Jawa Timur VIII dengan 77.433 suara. Pada Pilpres 2019, ia juru bicara Prabowo-Sandiaga Uno.
Pada Oktober 2024, Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Kepala BP Haji, menggantikan Hadziq Al Fatah. Di bawah kepemimpinannya, BP Haji mendorong digitalisasi layanan haji, transparansi, dan efisiensi, termasuk kunjungan bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi pada Juni 2025.

Kepala Badan Penyelenggara Haji Mochamad Irfan Yusuf (tengah).-Foto: Tomy Gutomo-Harian Disway-
Gus Irfan menikah dengan Ning Winda, putri kiai dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, dan memiliki dua anak. Ia dikenal sederhana, aktif dalam pluralisme, dan dialog damai, sering menyuarakan Islam rahmatan lil 'alamin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: