Kemenkes Impor 47 Tenaga Ahli Medis Jerman, Perkuat Kapasitas Radioterapi Kanker Serviks di Indonesia

Kemenkes Impor 47 Tenaga Ahli Medis Jerman, Perkuat Kapasitas Radioterapi Kanker Serviks di Indonesia

Kemenkes Impor 47 Tenaga Ahli Medis Jerman, Perkuat Kapasitas Radioterapi Kanker Serviks di Indonesia-Disway/Hasyim Ashari-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengambil langkah signifikan dalam upaya eliminasi kanker serviks dengan mendatangkan 47 tenaga ahli medis dari Jerman.

dr. Obrin Parulian, Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan memaparkan para ahli ini terdiri dari onkolog radiasi, fisikawan medis, dan radiografer senior yang akan bertugas melatih dokter spesialis lokal di Indonesia.

BACA JUGA:Auto Gegerkan Publik Arab: Pernyataan Mengejutkan Legenda Saudi, Renard Terlalu Sombong Jelang Lawan Timnas Indonesia

BACA JUGA:IMOS 2025: TVS Bagi-bagi Diskon Untuk Pembelian Callisto Series dan iQube S

Program ini bertujuan mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi mutakhir dalam bidang radioterapi untuk penanganan kasus kanker serviks.

Nanti kita akan melatih, difasilitasi oleh Active 2.0, nanti 47 trainer ini akan melatih seluruh fasilitas-fasilitas lainnya. Kementerian Kesehatan secara bertahap akan menyediakan 34 provinsi untuk layanan radioterapi," tutur Obrin kepada wartawan, Kamis 25 September 2025.

"Kita akan menyiapkan alatnya, kemudian kita perlu untuk meningkatkan skill-nya. Nah, project ini in line dengan apa yang sudah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan," tambahnya.

BACA JUGA:Kapolri Pimpin Rapat Akselerasi Transformasi Polri, Gandeng Tokoh Lintas Bidang

BACA JUGA:Main Game Penghasil Saldo DANA Gratis Dapat Uang Rp101.000, Intip Cara dan Syarat Klaimnya

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari program kerja sama yang berfokus pada peningkatan fasilitas dan kualitas layanan radioterapi di Indonesia, khususnya di empat rumah sakit rujukan utama.

Fokus Pelatihan: Standar dan Teknologi Jerman

Tenaga ahli dari Jerman akan berada di Indonesia untuk jangka waktu tertentu, menjalankan program pelatihan intensif yang mencakup aspek teori dan praktik klinis langsung. Materi utama pelatihan meliputi:

* Brakiterapi Presisi Tinggi: Teknik radioterapi internal yang sangat penting untuk penanganan kanker serviks stadium lanjut.

BACA JUGA:Fitur Kenyamanan Suzuki New XL7 Hybrid Alpha Kuro Bikin Perjalanan Semakin Seru Bersama Keluarga

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads