Profil Muhammad Kerry Adrianto, Anak Riza Chalid yang Jadi Terdakwa Kasus Korupsi Minyak Mentah

Profil Muhammad Kerry Adrianto, Anak Riza Chalid yang Jadi Terdakwa Kasus Korupsi Minyak Mentah

Jelang sidang vonis kasus korupsi minyak mentah, Kerry anak Riza Chalid menyampaikan respons singkat sebelum putusan dibacakan.-Kejaksaan RI-Instagram

BACA JUGA:Sambil Tunggu Terbitnya Red Notice, Kejagung Terus Telusuri Perusahaan Riza Chalid

Semasa kecilnya, Kerry berada di Jakarta. Namun di tahun 1998, ia pindah ke Singapura bersama keluarganya.

Kerry menempuh pendidikan menengah di United World College of South East Asia, Singapura antara tahun 2000 sampai 2004.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Imperial College, University of London, Inggris dan meraih gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Applied Business Management pada tahun 2008.

Tak hanya pendidikan formal, Kerry juga pernah mengikuti sekolah musim panas untuk matematika di Oxford University dan Cambridge University, sekolah musim panas arsitektur Eropa di Swiss dan kursus sejarah Amerika di Phillips Academy Andover, Amerika Serikat.

Kemudian, Kerry Riza menikah dengan model dan desainer aksesoris Art Kea sekaligus finalis 'Gadis Sampul 2002'.

BACA JUGA:Kejagung Sita Tanah dan Rumah Mewah Milik Riza Chalid di Bogor

Dari pernikahannya tersebut, keduanya telah dikarunia dua orang anak.

Diketahui, Kerry mulai aktif dalam dunia bisnis sejak usia muda.

Menurut beberapa sumber, ia pernah menjadi Komisaris Utama GAP Capital, perusahaan manajer investasi dengan modal dasar Rp100 miliar.

Selain itu, Kerry juga ikut memegang 25% saham dari GAP CApital.

Ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi dan PT Navigator Khatulistiwa, perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dan pengangkutan gas cair (LPG).

BACA JUGA:Terkait Kasus Korupsi Riza Chalid, Kejagung Cegah Seseorang ke Luar Negeri

Di sisi lain, Kerry juga tercatat sebagai Presiden Direktur PT Aryan Indonesia (KidZania Jakarta) dan pernah menjadi Komisaris PT Orbit Terminal Merak serta Komisaris Utama klub basket Hangtuah Jakarta pada tahun 2021.

Kiprahnya dalam dunia bisnis ini juga sampai merambah hingga ke luar negeri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: