HEBOH Aqua Disebut Airnya Berasal dari Sumur Bor, BPKN Bakal Minta Penjelasan Produsen!
Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BKPN) bakal memanggil jajaran Manajemen Aqua untuk mengklarifikasi sumber air yang diperoleh yang dijual ke konsumen-Danone Aqua-
Mufti memastikan, langkah ini bukan untuk menjatuhkan reputasi perusahaan manapun, semata-mata untuk menjaga kepercayaan publik.
"Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk berkomitmen menjaga kejujuran dalam promosi dan pelabelan produk. Konsumen Indonesia berhak mendapatkan kebenaran, bukan sekadar citra," tandasnya.
Viral Gegara Kang Dedi
Sebelumnya, polemik sumber air yang dipakai Aqua jadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi salah satu lokasi pengolahan air mineral di Subang, Jawa Barat. Kunjungan itu turut ditayangkan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel (KDM).
Dalam tayangan tersebut, KDM menanyakan sumber air yang digunakan. Salah seorang staf perusahaan menjawab, air yang digunakan berasal dari bawah tanah yang diambil melalui proses pengeboran atau bersumber dari tanah.
BACA JUGA:Kejagung Gas Pol, Kantor Bea Cukai Digeledah Terkait Kasus Limbah Minyak Kepala Sawit!
"Dikira oleh saya dari air permukaan, dari sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam?" kata Dedi.
Menjawab polemik itu, Danone, selaku pemilik mayoritas saham Aqua telah memberikan keterangan resmi. Dalam keterangannya, Aqua menegaskan sumber air yang digunakan bukan air permukaan atau air tanah dangkal.
Sumber air yang digunakan adalah akuifer dengan kedalaman 60-140 meter yang terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air, sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat.
"Aqua menggunakan air dari akuifer dalam yang merupakan bagian dari sistem hidrogeologi pegunungan," tegas pernyataan tersebut.
"Air ini terlindungi secara alami dan telah melalui proses seleksi serta kajian ilmiah oleh para ahli dari UGM dan Unpad. Sebagian titik sumber juga bersifat self-flowing (mengalir alami)," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: