2 Tersangka Perampokan Emas di Museum Louvre Ditangkap, Sempat Nyaris Gondol Mahkota Putri Eugénie

2 Tersangka Perampokan Emas di Museum Louvre Ditangkap, Sempat Nyaris Gondol Mahkota Putri Eugénie

Kepolisian Prancis berhasil menangkap dua tersangka utama dalam kasus perampokan perhiasan berharga di Museum Louvre, Paris, yang terjadi pada 19 Oktober lalu.--NBC

JAKARTA, DISWAY.ID - Kepolisian Prancis berhasil menangkap dua tersangka utama dalam kasus perampokan perhiasan berharga di Museum Louvre, Paris, yang terjadi pada 19 Oktober lalu.

Aksi pencurian yang berlangsung di siang hari bolong itu sempat menghebohkan dunia karena para pelaku berhasil membawa kabur perhiasan kerajaan senilai 88 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun hanya dalam hitungan menit.

BACA JUGA:Jay Idzes Ungkit Upaya Perampokan Poin di Markas Bahrain: Kami Tidak Akan Menyerah!

Menurut laporan media Prancis Le Monde dan Le Parisien, salah satu tersangka ditangkap di Bandara Charles de Gaulle saat bersiap terbang ke Aljazair dilansir dari ABC News Australia. 

Sementara satu tersangka lainnya ditangkap tidak lama kemudian di kawasan pinggiran Paris, Seine-Saint-Denis.

BACA JUGA:Heboh Perampokan Alfamart di Tanah Abang, Ternyata Sandiwara Karyawan Sendiri!

Kedua pria berusia sekitar 30-an tahun itu diketahui merupakan residivis pencurian dan kini ditahan atas tuduhan pencurian terorganisir serta konspirasi kriminal.

Mereka bisa ditahan hingga 96 jam untuk keperluan penyelidikan. 

Dalam aksi perampokan itu, pelaku menggunakan truk pengangkut barang curian yang dilengkapi tangga hidrolik untuk mencapai jendela lantai satu galeri Apollo tempat koleksi permata kerajaan Prancis disimpan.

BACA JUGA:Kasus Perampokan Driver Taksi Online Perempuan di Bekasi, Polisi Bakal Periksa Sopir Truk

Dengan peralatan pemotong, mereka memecahkan dua etalase dan membawa kabur delapan perhiasan bersejarah, termasuk kalung zamrud dan berlian pemberian Napoleon Bonaparte kepada Permaisuri Marie-Louise.

Meski begitu, salah satu mahkota bertatahkan berlian dan zamrud milik Permaisuri Eugénie sempat terjatuh saat pelaku melarikan diri, dan kini menjadi barang bukti utama.

Polisi juga menemukan DNA dan sidik jari dari sarung tangan, rompi reflektif, serta alat pemotong yang ditinggalkan di lokasi.

BACA JUGA:Perampokan di Tangsel, Korban Ditodong Golok dan Celurit Saat Lewat Jembatan Kali Angke

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads