240 Investor Asing Minati Proyek Sampah Jadi Energi, 7 Daerah Siap Mulai Bidding

240 Investor Asing Minati Proyek Sampah Jadi Energi, 7 Daerah Siap Mulai Bidding

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta-Anisha Aprilia-

JAKARTA, DISWAY.ID — Presiden Prabowo Subianto memastikan proyek sampah menjadi energi (waste to energy) akan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya. Antusiasme investor terhadap proyek ini pun luar biasa — tercatat ada lebih dari 240 investor asing yang telah menyatakan minat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan, proses penjaringan calon investor tengah berlangsung dan akan segera memasuki tahap bidding untuk tujuh daerah yang telah siap secara infrastruktur.

“Pak Presiden juga minta diupdate, saya laporkan bahwa kita sudah proses untuk melakukan penjaringan. Pendaftaran sudah dan penjaringan dari potential investor memang ada lebih dari 240 yang berminat,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (6/11/2025).

BACA JUGA: Kejagung Periksa 4 Saksi Baru Kasus Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex Rp3,5 Triliun

BACA JUGA:Pulang dari Sekolah Gibran di Australia, Roy Suryo Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi?

BACA JUGA:RUU Perampasan Aset Mandek di DPR, Puan Maharani Ungkap Alasan Sebenarnya

BACA JUGA:Roy Suryo CS Ditetapkan Tersangka Pencemaran Nama Baik dan Manipulasi Data Elektronik Kasus Ijazah Joko Widodo

Rosan menjelaskan, tujuh daerah tersebut telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk memulai tahap lelang proyek.

“Karena dari tujuh daerah itu, kesediaan lahannya sudah ada, kemudian sampahnya cukup, dan infrastrukturnya seperti jalan maupun air juga siap. Jadi itu bisa kita proses lebih lanjut,” ujarnya.

Proyek waste to energy ini dirancang tidak hanya sebagai solusi pengelolaan sampah perkotaan, tetapi juga bagian dari strategi transisi energi bersih yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Rosan, yang juga menjabat sebagai Kepala Danantara Indonesia, menambahkan bahwa Presiden Prabowo meminta proyek-proyek yang telah lolos evaluasi untuk segera dijalankan.

“Arahan beliau, kalau yang sudah dilakukan evaluasi secara baik, secara benar, itu sudah bisa mulai dijalankan dulu. Jadi kalau dari 18 proyek sudah ada yang secara finansial, legal, administrasi, dan teknologi sudah oke, itu bisa segera dijalankan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads