Guntur Romli: Pemberian Gelar Pahlawan Soeharto Mengkhianati Semangat Reformasi
Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli menilai pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, mengkhianati amanat Reformasi-Disway.id/Anisha Aprilia-
BACA JUGA:Angka Perceraian Turun Dua Tahun Berturut-Turut, Menag: Efek Positif Program Bimbingan Perkawinan
Presiden ke-2 Republik Indonesia ini telah berperan sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta, dan memimpin pelucutan senjata di Jepang, Kota Baru 1945.
"Soeharto sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta ia memimpin pelucutan senjata di Jepang, Kota Baru 1945," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi memberikan penganugerahan gelar pahlawan terhadap 10 tokoh nasional.
BACA JUGA:Usai Piala Dunia 2025, PSSI Siapkan Langkah Khusus Kawal Pemain Timnas U17 Sampai Matang
Pemberian gelar pahlawan itu dilakukan di Istana Negara pada Senin, 10 November 2025.
Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: