Prestasi Kampus, Harapan Bangsa
Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. (Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)--
Namun bonus itu bisa menjadi berkah atau bencana, tergantung pada kualitas SDM-nya. World Bank (2025) memperingatkan: “Negara dengan kualitas pendidikan rendah akan mengalami middle-income trap paling tajam dalam periode 2040-an.”
Karena itu, prestasi UIN Jakarta di pemeringkatan dunia memiliki implikasi strategis: meneguhkan kepercayaan diri Indonesia bahwa SDM unggul bisa lahir dari lembaga keagamaan; membangun standar baru bahwa kualitas global bukan monopoli kampus umum; mendobrak stigma bahwa PTKIN tidak kompetitif dalam riset dan inovasi; dan menjadi model pendidikan integral yang menggabungkan ilmu, iman, dan akhlak—formula yang justru dibutuhkan dunia pasca-krisis moral global.
Kualitas SDM Indonesia ditentukan oleh sejauh mana perguruan tinggi mampu mendidik manusia yang tangguh secara intelektual dan matang secara moral.
UIN Jakarta sedang menuju ke titik itu.
Filosof Martha Nussbaum dalam Not for Profit (2010) menegaskan bahwa universitas adalah ruang pembentukan kapasitas kritis dan kepekaan sosial, bukan hanya produsen gelar.
BACA JUGA:Mencari Kandidat Ketua Umum PBNU Selanjutnya
BACA JUGA:MQK Nasional Fiqih Siyasah dan Upaya PKB Mewujudkan Generasi Santri yang Nasionalis
Dan dari perspektif Islam, Al-Ghazali menyebut ilmu sebagai “cahaya yang membimbing pada kebijaksanaan”.
Maka ketika UIN Jakarta masuk peringkat terbaik Asia, maknanya bukan sekadar kompetisi ranking.
Maknanya adalah: keunggulan karakter, ketekunan riset, etika akademik, dan pembentukan insan beradab yang siap memikul tanggung jawab sejarah.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang peradaban. Ranking adalah indikator, bukan tujuan akhir.
Tujuan akhir adalah manusia Indonesia yang merdeka pikirannya dan luhur akhlaknya.
Daya Saing Global dan Jejak PTKIN
Untuk pertama kalinya dalam sejarah QS Ranking, tiga PTKIN bertengger dalam pemeringkatan Asia: UIN Jakarta (801–850 Asia), UIN Malang (1.301–1.400 Asia), dan UIN Bandung (1.401–1.500 Asia).
BACA JUGA:Kepahlawanan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: