Jakarta Diserbu Pemodal, Sumbang 14,24 Persen Investasi Nasional

Jakarta Diserbu Pemodal, Sumbang 14,24 Persen Investasi Nasional

Untuk menjaga tren positif yang sudah ada, Pramono akan melakukan penyederhanaan perizinan bagi investor melalui optimalisasi mal pelayanan publik.-Disway/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Provinsi DKI Jakarta masih menjadi magnet bagi para pemodal atau investor dari dalam maupun luar negeri.

Sampai triwulan ketiga tahun 2025 saja, Ibu Kota sudah meraup Rp204,13 realisasi investasi.

Realisasi investasi tersebut mengalami kenaikan sekitar 6,4 persen dibandingkan pada periode tang sama di tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Kementerian P2MI Pastikan Penanganan Maksimal terhadap Kasus Pekerja Migran atas nama Seni yang Mengalami Eksploitasi Berat di Malaysia

BACA JUGA:Kementerian P2MI Pastikan Penanganan Maksimal terhadap Kasus Pekerja Migran atas nama Seni yang Mengalami Eksploitasi Berat di Malaysia

"Realisasi di triwulan ketiga tahun 2025 mencapai Rp204,13 triliun atau tumbuh 6,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat Press Conference APBD 2026 dikutip Senin, 24 November 2025.

Pramono menuturkan, realisasi investasi Jakarta menyumbang sebesar 14,24 persen terhadap total investasi secara nasional.

Mas Pram sapaan akrabnya mengatakan, capaian investasi ini menempatkan Jakarta di ranking kedua secara nasional.

"Jakarta mempertahankan posisi sebagai magnet investasi nasional," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

BACA JUGA:Pertamina Eco RunFest 2025, Melangkah Tanpa Batas untuk Sahabat Disabilitas

BACA JUGA:Pogback! Paul Pogba Disambut Tepuk Tangan Meriah di Laga Rennes vs Monaco Usai Absen 811 Hari

Dengan tingginya kepercayaan pemodal berinvestasi di Jakarta menimbulkan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Aktivitas investasi tersebut menyerap tenaga kerja kurang lebih 338.310 tenaga kerja," terang Pramono.

Untuk menjaga tren positif yang sudah ada, Pramono akan melakukan penyederhanaan perizinan bagi investor melalui optimalisasi mal pelayanan publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads