'Siap Jadi Ibu Versi Kamu' Bersama Prenagen, Kesehatan Mental dan Nutrisi Jadi Kunci

'Siap Jadi Ibu Versi Kamu' Bersama Prenagen, Kesehatan Mental dan Nutrisi Jadi Kunci

Psikolog Klinis Dewasa Jennyfer, M.Psi., menilai ibu dari generasi Z cenderung lebih terbuka dalam menyuarakan perasaan dan pengalaman-ist-

“Tidak ada ibu yang sempurna. Setiap moms berhak merasa didukung dan menjalani perannya dengan versi terbaik dirinya sendiri, bukan versi ideal menurut orang lain,” kata Jennyfer.

Selain kesehatan mental, asupan nutrisi menjadi faktor krusial dalam kesejahteraan ibu. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat, hampir tiga dari sepuluh ibu hamil mengalami anemia, sementara 17 persen berisiko Kurang Energi Kronik (KEK).

BACA JUGA:Panglima TNI Bongkar Pasang 187 Perwira, Kapuspen Kini Dijabat Brigjen Aulia

Studi yang dimuat dalam Medical Journal of Indonesia (2017) juga menunjukkan sekitar 80 persen ibu hamil belum memenuhi kebutuhan protein harian.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Muhammad Fadli, Sp.OG menegaskan bahwa kebutuhan nutrisi ibu bersifat dinamis dan berbeda pada setiap fase.

“Kebutuhan nutrisi setiap ibu berubah, mulai dari masa persiapan kehamilan, selama kehamilan, hingga menyusui. Karena itu, jangan menyamakan kondisi kehamilan diri sendiri dengan orang lain,” ujarnya.

Pada fase persiapan kehamilan, asupan protein dan asam folat menjadi fondasi penting untuk kualitas sel telur dan kesiapan janin.

Memasuki masa kehamilan, kebutuhan akan protein, asam folat, DHA, zat besi, dan kalsium meningkat seiring bertambahnya beban fisik ibu dan perkembangan janin.

Kombinasi nutrisi yang tepat juga membantu meredakan keluhan seperti mual dan muntah pada trimester awal.

“Pemenuhan nutrisi yang seimbang berperan sebagai langkah preventif untuk menekan risiko bayi lahir prematur maupun Berat Badan Lahir Rendah,” kata dr. Fadli.

BACA JUGA:Galon Tua Masih Dijual, Konsumen Diminta Berani Tolak dan Laporkan

Peran nutrisi berlanjut hingga fase menyusui. Ibu memerlukan energi ekstra untuk pemulihan, sementara kualitas ASI menjadi penopang utama tumbuh kembang bayi di masa awal kehidupan.

Dalam konteks itu, PRENAGEN hadir sebagai salah satu produk yang mendampingi perjalanan perempuan menjadi ibu, baik melalui pemenuhan nutrisi, edukasi, maupun komunitas.

Melalui kampanye #SiapaTakutJadiIbu, PRENAGEN mendorong percakapan yang lebih jujur tentang motherhood—bahwa menjadi ibu adalah perjalanan yang bermakna, namun tidak selalu mudah dan tidak harus dijalani sendirian.

“Setiap moms itu istimewa dengan caranya masing-masing. Perempuan cukup menjadi versi terbaik dirinya sendiri,” ujar Junita, Business Group Manager PRENAGEN.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: