4 Daftar Presiden yang Ditangkap AS, Terbaru Presiden Venezuela Nicolás Maduro

4 Daftar Presiden yang Ditangkap AS, Terbaru Presiden Venezuela Nicolás Maduro

Presiden Nicolas Maduro menambah daftar pemimpin negara yang ditangkap oleh Amerika Serikat (AS).--istimewa

Pada tahun 1989, AS menginvasi Panama untuk menggulingkan pemimpin militer dan de facto Panama, Manuel Noriega.

BACA JUGA:Trump Cokok Maduro, Warga Venezuela Dihantui Ketakutan dan Kecemasan

Pasukan AS menangkap penguasa militer Manuel Noriega yang pernah menjadi sekutu AS.

AS menangkap Manuel Noriega dengan alasan melindungi warga negara AS di Panama, praktik yang tidak demokratis, korupsi, dan perdagangan narkoba ilegal.

Noriega ditangkap melalui Operasi Just Cause yang dimulai pada Desember 1989.

Awalnya, Noriega berhasil meloloskan diri dari serbuan awal pasukan dan mencari suaka Kedutaan Besar Vatikan (Apostolic Nunciature) di Panama City.

Militer AS pun kemudian melancarkan taktik perang psikologis untuk memaksanya keluar dengan memutar musik rok bervolume sangat keras tanpa henti di luar kedutaan selama beberapa hari.

BACA JUGA:Karier dan Rekam Jejak Nicolás Maduro Presiden Venezuela, Dari Supir Bus hingga Petinggi Negara

Noriega akhirnya menyerah pada 3 Januari 1990 kepada agen DEA untuk diadili atas kasus peredaran narkoba setelah dikepung dan berada di bawah tekanan diplomatik serta demonstrasi massa.

Ia diterbangkan ke Miami, diadili, dan dipenjara sebelum meninggal di penjara Panama pada tahun 2017.

2. Saddam Hussein

Pada 13 Desember 2003, Saddam Hussein ditangkap pasukan AS setelah sembilan bulan invasi dan pendudukan Irak yang dipimpin AS dimulai berdasarkan intelijen palsu bahwa Baghdad memiliki senjata pemusnahan massa (WMD).

Saddam Hussein ditangkap saat masih menjabat sebagai Presiden Irak.

BACA JUGA:Timeline Konflik AS–Venezuela: Serangan Laut, Pengerahan Armada, hingga Nicolas Maduro Ditangkap

Penangkapan Saddam Hussein terjadi melalui operasi militer yang diberi nama Operasi Fajar Merah (Operation Red Dawn).

Saddam merupakan sekutu utama AS selama tahun-tahun perang Irak-Iran pada tahun 1980-an yang menewaskan satu ta orang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads