AS, China, India Jadi Andalan, Tren Neraca Perdagangan RI Surplus

AS, China, India Jadi Andalan, Tren Neraca Perdagangan RI Surplus

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santos menyatakan bahwa secara kumulatif, neraca perdagangan pada Januari–November 2025 mencatatkan surplus sebesar USD 38,54 miliar.--Istimewa

Dalam hal ini, dirinya menambahkan, sektor industri pengolahan mendominasi struktur ekspor Januari–November 2025 dengan kontribusi 80,27 persen, disusul pertambangan dan lainnya (12,65 persen), migas (4,60 persen), serta pertanian (2,48 persen).

BACA JUGA:Trade Expo Indonesia 2025 Resmi Dibuka, Pemerintah Optimistis Perdagangan Nasional Kian Tumbuh

"Ekspor industri pengolahan juga naik sebesar 14,00 persen, namun sektor pertambangan dan lainnya turun 24,24 persen serta migas turun 17,64 persen (CtC)," ungkap Mendag.

Di sisi lain, struktur impor Januari–November 2025 masih didominasi bahan baku atau penolong dengan pangsa 70,27 persen, diikuti barang modal 20,55 persen dan barang konsumsi 9,18 persen.

Selain itu, Tiongkok, AS, dan India masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas pada Januari—November 2025. Diketahui, total nilai ekspor ketiga negara tersebut adalah sebesar USD 102,82 miliar atau 42,02 persen dari total ekspor nonmigas nasional.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads