Dikira Suara Petir, Rumah di Grogol Rusak akibat Ledakan Gas: Satu Orang Luka Bakar Serius
Sebuah rumah di Jelambar, Grogol Petamburan, luluh lantak usai gas 12 kg meledak saat penghuni menyiapkan sarapan-Disway.id/Candra Pratama-
"Dibawa ke rumah sakit Royal Trauma. Itu dibawa sama warga pake mobil," jelasnya.
Wenny juga menegaskan bahwa ledakan bukan berasal dari tabung gas yang meledak, melainkan dari gas elpiji 12 kilogram yang bocor dan memenuhi ruangan sejak malam sebelumnya.
BACA JUGA:Tak Perlu Panik, Kemenkes Nilai ‘Super Flu’ Tak Ganggu Kegiatan Sekolah
"Sebenernya sih tabungnya itu enggak meledak ya. Gasnya itu 12 kilo. Dari damkar dugaannya karena bau gas yang menyengat banget. Gas itu udah semaleman bocor, karena ruangan tertutup, tidak ada ventilasi," jelasnya.
Ia menambahkan, ledakan diduga terjadi saat korban mulai beraktivitas di pagi hari.
"Namanya ibu-ibu ya, pasti mau menyiapkan makanan. Kemungkinan itu dia ada aktivitas, tapi ini baru dugaan karena korban juga lagi luka parah," katanya.
Tak hanya rumah korban, dua bangunan lain di sekitar lokasi juga mengalami dampak akibat ledakan tersebut.
Di lain sisi, Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya, mengatakan pihak kecamatan bersama unsur kelurahan, tiga pilar, serta petugas pemadam kebakaran langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian.
BACA JUGA:Fitroh Sebut Perbedaan Pendapat di KPK Lumrah, Termasuk Soal Kasus Kuota Haji 2024
"Pagi ini kita dari kecamatan, kelurahan, bersama unsur sektoral dan rekan-rekan damkar meninjau, dimana sekitar pukul 5.30 kita mendapatkan kabar musibah dari warga RW 7 ini, rumahnya terdapat ledakan gas akibat kebocoran," ujar Raditian.
Ia menyebutkan tingkat kerusakan rumah korban cukup parah dan berdampak pada bangunan di sekitarnya.
"Ledakannya cukup parah, satu rumah kondisi depannya lumayan hancur, dan rumah di sekitarnya juga terkena dampak," katanya.
Sebanyak kurang lebih 30 personel PPSU gabungan dikerahkan untuk menangani puing bangunan. Namun, pembersihan masih terbatas pada sterilisasi area.
"Kami masih menunggu informasi dari kepolisian terkait hasil pemeriksaan, sehingga puing-puing belum bisa kita bersihkan secara optimal, baru kita sterilkan dari jalanan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: