Bayang-Bayang Perang Dunia III Menggema, Iran Siap Ladeni Intervensi Militer AS
Iran menghadapi sulitnya ekonomi dengan mata uang yang merosot--ABC
“Para pemimpin Iran menelepon” pada 11 Januari, katanya kepada para wartawan di atas pesawat Air Force One, seraya menambahkan bahwa “sebuah pertemuan sedang disiapkan… Mereka ingin bernegosiasi.”
BACA JUGA:Kesepakatan Besar, Israel Setujui Ekspor Gas Alam ke Mesir Senilai Rp585 Triliun
Korban Kerusuhan Iran Terus Bertambah
Pemadaman internet di Iran kini telah berlangsung lebih dari 84 jam, menurut pemantau Netblocks.
Pemadaman tersebut sangat memengaruhi kemampuan warga Iran untuk mengunggah video aksi protes massal yang mengguncang kota-kota besar sejak 8 Januari.
Sebuah video yang beredar pada 11 Januari memperlihatkan puluhan jenazah menumpuk di luar sebuah kamar mayat di selatan Teheran, di tengah kekhawatiran bahwa jumlah korban akibat penindasan terhadap protes bisa mencapai ratusan orang atau bahkan lebih.
BACA JUGA:Netanyahu Bikin Gencatan Senjata Gaza Terancam Runtuh, Israel dan Hizbullah Saling Serang!
Lebih dari 2.600 pengunjuk rasa telah ditangkap.
Media pemerintah Iran mengatakan puluhan anggota pasukan keamanan tewas, dengan pemakaman mereka berubah menjadi unjuk rasa besar pro-pemerintah.
Pemerintah Iran menetapkan tiga hari berkabung nasional bagi korban yang mereka sebut sebagai “kerusuhan”.
Dalam pidatonya di hadapan aksi pro-pemerintah besar di Teheran pada 12 Januari, Ketua Parlemen Iran menggambarkan respons terhadap gelombang protes yang melanda Republik Islam sebagai sebuah “perang melawan teroris”.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: