Bertemu Importir di Karachi, Wamendag Roro Bahas Jalur Pengiriman Produk Indonesia ke Pakistan

Bertemu Importir di Karachi, Wamendag Roro Bahas Jalur Pengiriman Produk Indonesia ke Pakistan

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri bertemu dengan importir produk Indonesia membahas jalur pengiriman produk Indonesia, terutama minyak sawit ke Pakistan melalui Pelabuhan Qasim (Port Qasim) di Karachi, Pakistan, Jumat 9 Januari 2025.--Kemendag

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan perdagangan bilateral kedua negara yang tidak hanya dalam perdagangan barang, tetapi juga perdagangan jasa.

Turut mendampingi Wamendag Roro yaitu Duta Besar RI Islamabad Chandra W. Sukotjo, Direktur Perundingan Antar-Kawasan dan Organisasi Internasional Kemendag Natan Kambuno, serta Konsul Jenderal RI Karachi Mudzakir.

BACA JUGA:Wamendagri Blak-blakan! Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Sanksi Usai Umrah Saat Bencana

Pertemuan Wamendag Roro dengan Presiden FPCCI dan KADIN Indonesia

Setelah bertemu dengan CEO Westbury Group, pada hari yang sama, Wamendag Roro melanjutkan agendanya dengan berbagai kegiatan, termasuk melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Kamar Dagang dan Industri Pakistan (Federation of Pakistan Chambers of Commerce and Industry/FPCCI) Atif Fikram serta Ketua Komite Bilateral Pakistan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Mufti Hamka Hasan di Karachi.

Pertemuan ini membahas rencana implementasi nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara KADIN Indonesia dan FPCCI yang ditandatangani saat kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Pakistan pada Desember 2025.

Dalam MoU tersebut, FPCCI meminta dukungan Pemerintah Indonesia terhadap kerja sama sektor swasta kedua negara dan menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan implementasi kerja sama tersebut pada 2026.

Salah satu usulan kerja sama yang disampaikan FPCCI adalah dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto melalui potensi investasi Pakistan dalam penyediaan produk susu (dairy).

Sejalan dengan hal tersebut, Malmo Pvt. Limited, perusahaan Pakistan yang bergerak di bidang pengolahan makanan dan minuman termasuk produk susu, menyampaikan minatnya untuk menjalin kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia.

Wamendag Roro menyambut baik inisiatif tersebut, serta mengapresiasi peran aktif dan berkelanjutan FPCCI dalam memperkuat hubungan bisnis Indonesia-Pakistan.

Ia juga menghargai kemitraan antara FPCCI dengan KADIN Indonesia yang mencerminkan kontribusi nyata sektor swasta dalam menopang pertumbuhan perdagangan kedua negara.

BACA JUGA:Kejagung Ungkap 489 Kasus Korupsi Kades, Wamendagri: Ini Catatan Serius

“Kami menyambut baik inisiatif sektor swasta dan mendorong tindak lanjut konkret dari MoU antara FPCCI dan KADIN Indonesia melalui pembentukan kelompok kerja bersama (joint working group), penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) berkala yang dapat difasilitasi Kemendag RI, serta pertukaran informasi perdagangan dan investasi. Kami mengajak FPCCI dan KADIN Indonesia untuk terus berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha,” urai Wamendag Roro.

Lebih lanjut, Wamendag Roro menegaskan bahwa Pakistan merupakan mitra dagang strategis dan jangka panjang bagi Indonesia, terutama di sektor industri kelapa sawit dan berbasis agro.

BACA JUGA:Sarasehan Hari Agraria 2025, Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya RDTR untuk Wujudkan Kota Berkarakter

Pasar Pakistan dipandang memiliki peran penting bagi Indonesia, baik saat ini maupun ke depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait