Kemendag: Pergeseran Pola Belanja Jadi Tren Baru, Bukan Tanda Lesunya Ritel
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai bahwa fenomena ini tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan kinerja sektor ritel.-Disway/Bianca Chairunisa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan semakin masifnya perkembangan digitalisasi di Indonesia, perubahan pola konsumsi masyarakat serta percepatan transformasi digital di sektor perdagangan tentunya menjadi hal yang tidak dapat dihindari.
Dengan adanya perubahan pada pola belanja tersebut, sejumlah ritel offline dan pusat perbelanjaan besar atau mall kini juga turut terdampak.
BACA JUGA:Polisi Dalami Keterkaitan Pelaku Ledakan SMA 72 Jakarta dengan Jaringan Terorisme
BACA JUGA:Bersama Menko PM, PNM Hadirkan Rumah Inklusif untuk Wujudkan Kemandirian Disabilitas di Kebumen
Terkini, sejumlah gerai di pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pun juga dikabarkan telah menutup atau menyewakan kios-nya imbas jumlah pengunjung yang terus menurun.
Menanggapi hal ini sendiri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai bahwa fenomena ini tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan kinerja sektor ritel.
Sebaliknya, fenomena ini perlu dilihat sebagai konsekuensi dari perubahan pola konsumsi masyarakat.
BACA JUGA:Begini Kabar Terbaru NF Usai Jalani Operasi, Remaja Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta
BACA JUGA:Polisi Dalami Keterlibatan ABH di Insiden Ledakan SMAN 72 Jakarta
"Perubahan perilaku ini mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan strategi bisnisnya. Hal-hal yang dapat dilakukan, antara lain, melakukan reposisi format toko, menata ulang portofolio gerai, serta memperkuat kanal penjualan digital," jelas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan, Ni Made Kusuma Dewi, kepada Disway, pada Sabtu 8 November 2025.
Lebih lanjut, Dewi juga menambahkan bahwa dalam perubahan pola belanja masyarakat ini, setidaknya terdapat tiga kecenderungan utama yang teridentifikasi, yaitu:
- Konsumen semakin mengutamakan pengalaman berbelanja secara langsung (luring). Pusat perbelanjaan dengan experience dan customer journey yang menarik justru tetap ramai dikunjungi.
BACA JUGA:Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Tinggal di Rumah Kawasan Elite Sukapura
BACA JUGA:AdMedika Gandeng Waste4Change Kelola Sampah Kantor Menuju Zero Waste
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: