Kemendag: Pergeseran Pola Belanja Jadi Tren Baru, Bukan Tanda Lesunya Ritel

Kemendag: Pergeseran Pola Belanja Jadi Tren Baru, Bukan Tanda Lesunya Ritel

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai bahwa fenomena ini tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan kinerja sektor ritel.-Disway/Bianca Chairunisa-

- Pola belanja masyarakat bergeser dari bulanan menjadi harian. Hal ini tecermin dari tetap kuatnya kinerja ritel berformat minimarket dan supermarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.

- Konsumen semakin mengadopsi pola belanja omnichannel, yakni memadukan pengalaman belanja tatap muka dan daring secara bersamaan.

"Jika dilihat dari tingkat hunian pusat perbelanjaan, secara keseluruhan, tingkat hunian di Jabodetabek justru menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun ini, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan terjaganya daya beli," ujar Dewi.

Untuk menjaga kestabilan pasar sendiri, Dewi juga turut menambahkan bawa Kemendag juga telah berkolaborasi dengan asosiasi pelaku usaha ritel modern untuk menjamin ketersediaan barang di jaringan toko swalayan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

BACA JUGA:Dinkes DKI: Korban Ledakan di SMA 72 Terus Mendapat Penanganan, Sore Ini Terdata 28 Orang

BACA JUGA:Kena Getah Skandal Naturalisasi Ilegal, Bintang Timnas Malaysia Gabriel Palmero Diputus Kontrak Klubnya!

Tidak hanya itu, Kemendag pun juga turut memperkuat pengawasan rantai pasok dan kepatuhan distribusi untuk mencegah penimbunan dan praktik harga yang merugikan konsumen.

"Semua langkah ini dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan lembaga terkait lainnya. Tujuannya, menjaga kestabilan pasar serta memastikan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja," tutup Dewi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads