Profil dan Rekam Jejak Capt Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros

Profil dan Rekam Jejak Capt Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros

Profil dan Rejam Jejak Capt Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros.-@geotechwar-X (Twitter)

Jika melihat dari segi mesin, ATR 400 mempunyai dua mesin turboprop Pratt & Whitney Canada PW127 yang dikenal hemat bahan bakar sekaligus andal untuk penerbangan jarak pendek.

Kecepatan jelajahnya berada di kisaran 556 kilometer per jam atau setara 300 knot, dengan kemampuan terbang pada ketinggian maksimal sekitar 7.620 meter atau 25.000 kaki.

Untuk kapasitas dan ukuran pesawat ini umumnya hanya memiliki total 48 kursi penumpang dalam kabin, termasuk dua kursi awak.

Sedangkan, untuk bagian bodi pesawat memiliki panjang kurang lebih 22,67 meter, dengan bentang sayap sekitar 24,57 meter.

Bersamaan dengan fitur-fitur mewahnya, kabin seri ATR 42 menawarkan ruang dan kemewahan untuk perjalanan bisnis atau liburan yang efisien dan nyaman yang anda butuhkan.

Informasi lainnya, Pesawat ATR 400 diketahui adalah milik maskapai maskapai Indonesia Air Transport (IAT).

Mengutip dari situs resmi perusahaan, Indonesia Air Transport bergerak di bidang jasa penerbangan charter yang beroperasi sejak tahun 1968.

Maskapai ini gelah mengoperasikan pesawat sayap tetap dan helikopter dengan fokus layanan pada sektor minyak dan gas, pertambangan, kebutuhan perusahaan, hingga penerbangan khusus untuk tamu VIP.

Indonesia Air Transport telah bergabung dengan grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo dengan nama baru PT MNC Energy Investment (IATA).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait