PBSI Beberkan Alasan Hanya Kirim Sedikit Atlet ke Malaysia Open dan India Open
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjelaskan alasan hanya mengirim sedikit atlet di dua event awal tahun 2026, yakni Malaysia Open dan India Open-Disway.id/Dimas Rafi-
JAKARTA, DISWAY.ID - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjelaskan alasan hanya mengirim sedikit atlet di dua event awal tahun 2026, yakni Malaysia Open dan India Open.
Indonesia memutuskan hanya mengirim sembilan wakil saja di Malaysia Open 2026 dan juga hanya empat di ajang India Open 2026
BACA JUGA:Meikarta Kembali Bergeliat, Kawasan Hunian Kota Mandiri Kini Terbuka untuk Ruang Publk
BACA JUGA:Pak SBY Cemas Jika Perang Dunia Ketiga Terjadi: Terus Terang Saya Khawatir...
Kepala Busang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pelatihan Nasional (Pelatnas) PBSI, Eng Hian mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja menyimpan tenaga pemain untuk berjuang di Indonesia Master 2026.
Untuk itu, Eng Hian meminta kepada para pemain agar bisa memaksimalkan persiapannya untuk tampil di hadapan publik.
Nantinya, kejuaraan berlevel super 500 BWF ini akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada 20 sampai 25 Januari 2026.
"Kenapa kita tidak mengirimkan banyak atlet di dua turnamen itu? Karena salah satu target prioritas adalah turnamen Indonesia Master," kata Eng Hian di Jakarta pada Senin, 19 Januari 2026.
BACA JUGA:Curah Hujan Ekstrem Jadi Biang Banjir Jakarta, Pramono: di Luar Prediksi
BACA JUGA:Wali Kota Madiun Kena OTT KPK, 9 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta!
Selain berfokus ke Indonesia Master, Kabid Binpres juga telah mengkategorikan sejumlah atlet yang akan diturunkan dalam kompetisi tertentu.
"Sesuai dengan program kerja Kabid binpres, pertama kita selalu melakukan levelisasi atlet. Jadi kita hanya fokus pada atlet yang sekiranya menang masik qualified di level tersebut," jelasnya.
Meskipun demikian, Eng Hian meminta kepada pada atlet agar dapat setidaknya meraih podium tertinggi di Indonesia Master 2026.
BACA JUGA:Jackpot! Dalam Sehari 2 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ada Wali Kota Madiun dan Bupati Pati
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: