Cara Pahami Risiko Bermain Trading Crypto dengan Aman Bagi Trader Pemula

Cara Pahami Risiko Bermain Trading Crypto dengan Aman Bagi Trader Pemula

Hal ini tercermin dari produk Pintu Futures milik PT Pintu Kemana Saja (PINTU) yang mencatatkan pertumbuhan Monthly Trading Users (MTU) hampir 500% secara year-on-year (YoY) pada kuartal IV 2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024--Pintu

JAKARTA, DISWAY.ID - Minat masyarakat terhadap trading crypto, khususnya produk derivatif seperti futures, terus meningkat.

Namun di balik peluang keuntungan yang besar, trader pemula perlu memahami bahwa trading crypto memiliki risiko tinggi.

Oleh karena itu, memahami cara mengelola risiko sejak awal menjadi langkah penting agar aktivitas trading dapat dilakukan secara lebih aman dan terukur.

Perdagangan derivatif crypto kian diminati oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini tercermin dari produk Pintu Futures milik PT Pintu Kemana Saja (PINTU) yang mencatatkan pertumbuhan Monthly Trading Users (MTU) hampir 500% secara year-on-year (YoY) pada kuartal IV 2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

BACA JUGA:Saat Harga Koin Crypto Merah, Pintu Futures Catat Lonjakan Pengguna Baru 37% 

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad mengungkapkan masyarakat secara umum pasti sudah mengetahui bahwa derivatif crypto bersifat high risk high return.

"Untuk itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum melakukan trading futures crypto, perketat manajemen risiko, dan terpenting adalah Do Your Own Research (DYOR) karena semua keputusan investasi atau trading adalah tanggung jawab setiap trader atau investor,” kata Iskandar. 

Menurutnya performa positif tidak hanya ditunjukkan dari kenaikan signifikan MTU, namun secara volume trading, perdagangan derivatif crypto di Pintu Futures meningkat dalam periode yang sama yakni kuartal IV 2025 dibandingkan dengan kuartal IV 2024 naik lebih dari 370%.

BACA JUGA:7 Aplikasi Chart Crypto dengan Fitur Terlengkap

Bahkan masih dalam periode tersebut, frekuensi perdagangan juga ikut naik lebih dari 300%.

"Kenaikan lainnya juga diperlihatkan dari pengguna aktif yang turut meningkat sebesar 226%, serta frekuensi deposit naik lebih dari 450%,” jelasnya. 

Iskandar menambahkan, Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar.

Trader dapat mengambil posisi long maupun short sesuai dengan analisis dan strategi masing-masing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads