Bupati Sudewo Ditangkap KPK Bersama 2 Camat, 3 Kepala Desa dan 2 Calon Perangkat Desa
Budi menyebut Bupati Sudewo turut mematok harga dalam penunjukan jabatan di perangkat desa. Ia juga mengungkapkan, bahwa penyidik tengah menyelidiki terkait pengisian jabatan apa saja dan untuk berapa desa.-dok Disway-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Bupati Pati, Sudewo diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin 19 Januari kemarin.
Saat ini Sudewo telah berada di Gedung Merah Putih, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan dalam kasus praktik suap dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Polda Metro Jaya Bongkar Penjualan Senpi Ilegal yang Bermodal Belajar dari Medsos!
BACA JUGA:Menkes Budi Sebut 28 Juta Warga RI Berpotensi Alami Gangguan Jiwa, Remaja Masuk Kategori Rentan
Selain Bupati Sudewo, KPK juga mengungkapkan identitas tujuh orang yang turut dibawa ke kantor Lembaga anti surah tersebut.
“Dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa 20 Januari 2026.
Budi juga kembali menegaskan bahwa Sudewo dan tujuh orang tersebut merupakan terduga tersangka tindak pidana korupsi, sehingga dibawa oleh KPK ke Jakarta usai operasi tangkap tangan (OTT).
BACA JUGA:Ribuan Pegawai SPPG Beralih Status Jadi PPPK, Kepala BGN Ungkap Target 32 Ribu Bulan Depan
BACA JUGA:BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
Budi menyebut Bupati Sudewo turut mematok harga dalam penunjukan jabatan di perangkat desa.
"Ya termasuk itu, jadi setiap jabatan itu ada nilainya juga, nilainya yang dipatok," ucapnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa penyidik tengah menyelidiki terkait pengisian jabatan apa saja dan untuk berapa desa.
"Itu nanti secara lengkap akan kami sampaikan, pengisian jabatan ada di wilayah mana saja, untuk berapa desa, untuk berapa jabatan," ungkapnya.
Mengacu itu, Budi menegaskan bahwa KPK akan mengenakan pasal suap kepada Bupati Pati ini. Dimana, dalam Sudewo diduga melakukan praktik jual beli jabatan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: