Bupati Sudewo Ditangkap KPK Bersama 2 Camat, 3 Kepala Desa dan 2 Calon Perangkat Desa
Budi menyebut Bupati Sudewo turut mematok harga dalam penunjukan jabatan di perangkat desa. Ia juga mengungkapkan, bahwa penyidik tengah menyelidiki terkait pengisian jabatan apa saja dan untuk berapa desa.-dok Disway-
"Jadi ini berkaitan dengan penerimaan oleh Bupati, berkaitan dengan pengisian jabatan di lingkungan pemerintah desa," tegasnya.
BACA JUGA:Komisi X DPR Tegaskan Rekonstruksi Sekolah Bencana Jangan Ambil Dana Revitalisasi
BACA JUGA:Debut Manis! Raymond/Nikolaus Langsung Tembus 16 Besar Indonesia Open 2026
OTT KPK di awal tahun 2026
Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026.
Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkapkan OTT tersebut mengenai dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.
Untuk OTT kedua di 2026, KPK pada 19 Januari 2026 mengonfirmasi melakukan tangkap tangan terhadap Wali Kota Madiun Maidi bersama 14 orang lainnya.
OTT tersebut terkait dugaan korupsi mengenai proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.
Pada tanggal yang sama, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ketiga 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan menangkap Bupati Pati Sudewo.
OTT tersebut terkait dugaan korupsi pengisian jabatan perangkat desa di Pati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: