Bridestory Perkenalkan 'Petal Dreamscapes', Tren Pernikahan 2026 Bernuansa Romantis dan Dreamy

Bridestory Perkenalkan 'Petal Dreamscapes', Tren Pernikahan 2026 Bernuansa Romantis dan Dreamy

Gambaran Lengkap Tren Pernikahan 2026 Versi Bridestory---Dok. Bridestory

- Kue pengantin non-konvensional dengan bentuk geometris dan abstrak yang artistik

- Aksesori dengan gradasi warna lembut yang puitis

Keseluruhan elemen ini dirancang untuk membangun narasi pernikahan yang personal dan imajinatif.

BACA JUGA:MD NOW Resmi Dirilis! Pemirsa Kini Bisa Streaming 'Pernikahan Dini Gen Z' di Mana Saja

Syifa Hadju Ditunjuk sebagai Muse Petal Dreamscapes

Untuk merepresentasikan tema pernikahan terbarunya, Bridestory menunjuk Syifa Hadju sebagai muse Petal Dreamscapes.

Aktris muda ini dikenal dengan persona yang lembut, romantis, anggun, sekaligus modern—citra yang dinilai sejalan dengan esensi tema.

Karakter wajah Syifa yang soft, kepribadiannya yang hangat, serta gaya personalnya yang elegan menjadikannya simbol dunia floral yang puitis, ethereal, dan imajinatif.

Menurut Natasza Kurniawan, Head of Marketing Bridestory, kehadiran Syifa Hadju mencerminkan generasi calon pengantin masa kini yang autentik, berjiwa muda, namun tetap menghargai nilai klasik dan keanggunan. Ia menegaskan bahwa Petal Dreamscapes bukan sekadar konsep visual, melainkan perwujudan kisah cinta yang lembut, intim, dan penuh mimpi.

BACA JUGA:Biaya Pernikahan di The Langham Jakarta seperti Amanda Manopo dan Kenny Austin, Mulai Rp98 Juta

Potret Tren Pernikahan 2026 dari Survei Bridestory

Selain memperkenalkan tren visual, Bridestory juga merilis Wedding Survey Report berdasarkan survei terhadap 5.000 calon pengantin di akhir 2025. Responden terdiri dari 58,7% perempuan dan 41,3% laki-laki, dengan mayoritas berusia 25–30 tahun.

Hasil survei menunjukkan bahwa 40,9% responden berencana menikah pada kuartal keempat 2026, dengan bulan November menjadi pilihan terpopuler. Sementara itu, 21,8% lainnya memilih kuartal ketiga 2026.

Wedding Planner dan Solusi Digital Masih Dominan

Sebanyak 92,5% calon pengantin mengaku menggunakan jasa wedding planner atau organizer. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan akan bantuan profesional dalam mengelola perencanaan pernikahan, mulai dari koordinasi vendor hingga pengaturan anggaran.

Di sisi lain, produk digital semakin menjadi bagian penting dalam pernikahan modern. Sebanyak 56% responden memiliki wedding website, sementara 91% menggunakan undangan dan buku tamu digital.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bridestory menghadirkan SayYes RSVP, platform digital yang memungkinkan pasangan mengelola undangan, RSVP real-time, pengaturan tempat duduk, galeri foto dan video, hingga QR check-in dalam satu tautan eksklusif.

Lokasi Pernikahan Favorit dan Skala Acara

Dari sisi venue, ballroom hotel masih menjadi pilihan utama (48,6%) karena kesan mewah dan kapasitas besar. Disusul oleh gedung atau aula serbaguna (30%) yang dinilai lebih fleksibel dari sisi anggaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads