PalmCo Serap 3.25 Juta Ton TBS Petani Sepanjang 2025
Sepanjang 2025, PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero) mencatat serapan tandan buah segar (TBS) petani sawit sebesar 3,25 juta ton.-dok disway-
“Dengan luasan lebih dari 30 persen dari komposisi nasional, petani atau pekebun merupakan tulang punggung produksi sawit nasional. Karena itu, menjaga kepastian serapan dan membangun kemitraan yang sehat menjadi kunci,” ujarnya.
Ketua Aspekpir Indonesia Setiyono menilai pola kemitraan dengan PalmCo memberi kepastian sekaligus peningkatan kapasitas petani.
“Kami merasakan perhatian yang nyata, terutama dalam hal pendampingan dan pelatihan. Pengetahuan petani bertambah, dan hasil kebun ikut meningkat,” katanya.
Muhammad Nur, petani mitra PTPN IV Regional I Djaba, menyebut kepastian serapan menjadi faktor penting bagi petani swadaya.
“Hasil panen kami terserap dengan baik. Selain itu, kami juga dibimbing agar pengelolaan kebun ke depan lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Di luar aspek serapan, PalmCo juga menempatkan keberlanjutan kebun rakyat sebagai perhatian jangka panjang. Salah satunya melalui dukungan terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
BACA JUGA:Ressa Nangis Sesegukan Tak Diakui Anak Kandung Denada, Bandingkan Nasib Dirinya dengan Aisha
BACA JUGA:PNM Buktikan Pemberdayaan Buka Jalan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Sepanjang 2025, realisasi Rekomendasi Teknis PSR yang difasilitasi PalmCo mencapai 23.188 hektare, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan PSR, PalmCo berperan sebagai mitra pendamping bagi petani, mulai dari aspek teknis hingga memastikan kebun hasil peremajaan kembali produktif sekaligus terhubung dengan rantai pasok industri.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga produktivitas petani di masa mendatang, seiring usia tanaman yang terus bertambah.
“Kombinasi antara kepastian serapan TBS dan dukungan peremajaan kebun menjadi fondasi penguatan ekonomi perdesaan. Kebun rakyat yang produktif tidak hanya menopang industri sawit, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja di wilayah operasional,” tambah Jatmiko.
Ke depan, PalmCo menargetkan peningkatan serapan TBS petani swadaya seiring dengan perluasan kemitraan dan penguatan pendampingan.
Dengan demikian, keberlanjutan industri sawit nasional diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: