Dorong Prestasi Atlet Nasional, PBSI Diperkuat Sport Science dari Kemenpora
Perangkat tersebut memungkinkan pemantauan dan evaluasi performa atlet secara ilmiah, berbasis data, dan terukur, sehingga program latihan dapat disusun secara lebih presisi dan efektif.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) megguyur Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) senilai kurang lebih Rp7,96 miliar.
Peralatan tersebut meliputi berbagai perangkat latihan fisik seperti skill run live, dumbbell, barbell, serta peralatan pendukung lainnya.
BACA JUGA:Satpol PP DKI Sita Hampir 40 Ribu Butir Tramadol Sepanjang 2025
BACA JUGA: Thomas Djiwandono Minta Lepaskan Imej sebagai Keponakan Prabowo: Tolong Lihat Rekam Jejak
Dukungan tersebut diberikan Kemenpora untuk membeli peralatan berupa Gymnasium dan Sport Science di Pelatihan Nasional (Pelatnas), Cipayung, Jakarta Timur.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan fisik atlet Pelatnas PBSI secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Selain itu, dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan prestasi bulutangkis nasional yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kemenpora RI beserta seluruh jajaran atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan kepada PBSI.
BACA JUGA:Update Longsor Pasirlangu, 35 Korban Berhasil Teridentifikasi
BACA JUGA:Tanggapan Pramono Demo Buruh di Balai Kota: Urusan UMP DKI Sudah Final!
Kehadiran Kemenpora RI dalam kegiatan serah terima ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi, khususnya bulutangkis Indonesia.
"Atas nama Pengurus Pusat PBSI, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan prestasi bulutangkis nasional menuju Olimpiade Los Angeles 2028," jelas Fadil Imran di Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026.
Disisi lain, aspek Sport Science, Kemenpora RI juga memberikan bantuan senilai kurang lebih Rp2,48 miliar untuk pengadaan perangkat Catapult dan Cardiopulmonary Exercise Test.
Perangkat tersebut memungkinkan pemantauan dan evaluasi performa atlet secara ilmiah, berbasis data, dan terukur, sehingga program latihan dapat disusun secara lebih presisi dan efektif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: