Kejaksaan Diminta Bongkar Persoalan Kuota Pupuk
Kejaksaan Diminta Bongkar Persoalan Kuota Pupuk-Istimewa-
“Kasus ini kabarnya sempat menjadi atensi Kejagung dan Komisi Pemberantasan Korupsi, tetapi entah kenapa hingga kini belum ada tindak lanjut dari kedua institusi hukum itu. Semoga tidak masuk angin dan terpapar intervensi politik,” ujarnya, Jumat, 16 Januari 2026.
Yusri berharap Kejagung transparan, independen dan konsisten menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
"Jaksa Agung harus mengawasi jajarannya sebab kami dengar ada upaya-upaya atau intervensi agar penyelidikan kasus itu tidak dilanjutkan,” ungkapnya.
Selain dugaan korupsi kuota pupuk, Yusri meminta Kejagung segera menindaklanjuti hasil audit BPK yang mengungkap sejumlah temuan penting mengenai potensi kebocoran dan inefisiensi di PT PI senilai Rp12,59 triliun.
“Potensi kerugian negara Rp12,59 triliun ini sangat fantastis, tentunya harus ditindaklanjuti karena mengindikasikan adanya penyimpangan atau korupsi. Kejagung harus segera memeriksa petinggi PT PI dan pihak terkait,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: