Prabowo Prihatin Kepala Daerah Banyak Terjerat Korupsi, MPR Diminta Cari Solusi Lewat PPHN
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap poin-poin dalam konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) yang tengah disiapkan MPR-Setpres-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap poin-poin dalam konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) yang tengah disiapkan MPR.
Ia menjelaskan poin-poin tersebut diantaranya dinamika demokrasi di tingkat daerah.
BACA JUGA:BGN Laporkan 414 Dapur MBG ke Kejaksaan, Selidiki Unsur Dugaan Korupsi
"Presiden memberikan perhatian yang besar terhadap berbagai poin, antara lain mengenai proses demokratisasi dan penyelenggaraan pemerintahan daerah," kata Muzani di Istana Kepresidenan, Senin, 3 Agustus 2026.
Muzani mengatakan penyelenggaraan pemerintahan daerah dilaksanakan melalui proses demokrasi yang mahal, unik, dan sangat melelahkan.
Namun, kata Muzani, Prabowo mengaku sangat prihatin terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di daerah-daerah.
"Banyak kepala daerah yang kemudian terjebak dalam tindak pidana korupsi," imbuhnya.
Karena itu, lanjut Muzani, Presiden meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian serius dalam penyusunan PPHN sebagai pedoman pembangunan nasional jangka panjang.
"Karena itu, beliau meminta agar persoalan ini menjadi perhatian yang serius untuk dipikirkan," jelasnya.
Politikus Partai Gerindra ini mengatakan pihaknya telah menyerahkan konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai pedoman pembangunan nasional lintas pemerintahan.
BACA JUGA:Cegah Korupsi, Komisi II DPR Usulkan Remunerasi Kepala Daerah Berbasis Kinerja
"Kami menyampaikan konsep Pokok-Pokok Haluan Negara yang pada tahun lalu masih berupa draf dan dalam pembahasan oleh tim yang kami bentuk. Pada kesempatan kali ini, kami menyerahkan konsep tersebut kepada Presiden Republik Indonesia dan berdiskusi dengan beliau mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan Pokok-Pokok Haluan Negara," ujar Muzani.
Menurut dia, pertemuan tersebut berlangsung produktif dengan pembahasan yang intensif namun dalam suasana santai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: