Kepolisian Ungkap Alasan Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Lula Lahfah

Kepolisian Ungkap Alasan Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Lula Lahfah

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa keputusan keluarga yang menolak dilakukan autopsi membuat penyelidikan medis tidak bisa dilanjutkan.-dimas rafi-

JAKARTA, DISWAY.ID - Misteri penyebab kematian selebgram Lula Lahfah tidak dapat diungkap secara pasti.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa keputusan keluarga yang menolak dilakukan autopsi membuat penyelidikan medis tidak bisa dilanjutkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan tanpa autopsi pihak kepolisian tidak dapat menyimpulkan penyebab meninggalnya korban.

BACA JUGA:Kembangkan Pendidikan Islam, BPKH-BAZNAS Resmikan Aula Ponpes Roudlotut Tholibin Senilai Rp1,9 Miliar

BACA JUGA:Susunan Pemain Persis vs Persib Sore Ini: Bojan Waspadai Wajah Baru Laskar Sambernyawa, Layvin Kurzawa Masuk Starter?

"Kami tidak bisa menjawab akibat apa, kami tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan autopsi," katanya kepada awak media, Sabtu 31 Januari 2026.

Menurutnya, ketidakjelasan penyebab kematian disebabkan tidak adanya pemeriksaan medis lanjutan terhadap jenazah.

Dijelaskannya, keluarga korban menolak autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh Lula.

"Tadi penjelasan Kasatreskrim bahwa pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan," jelasnya.

BACA JUGA:AC Milan Bajak Perebutan Mateta dari Crystal Palace, Nottingham Forest Terancam Gagal

BACA JUGA:Brian May Tolak Konser Queen di Amerika: Ini Adalah Tempat yang Berbahaya

Selain itu pihak kepolisian juga menyebutkan jika tidak ditemukan peristiwa pidana dan penyelidikan kematian Lula Lahfah dihentikan.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah mengatakan hal itu dilakukan karena tidak adanya peristiwa pidana dalam kematian pacar Reza Arap.

"Karena tidak adanya peristiwa pidana, maka kami hentikan penyelidikan," katanya kepada awak media, Jumat 30 Januari 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads