Wamensos Minta Kaltim dan Mahakam Ulu Gerak Cepat Ajukan Sekolah Rakyat

Wamensos Minta Kaltim dan Mahakam Ulu Gerak Cepat Ajukan Sekolah Rakyat

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menerima audiensi Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji dan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan di Kantor Kementerian Sosial, Rabu, 4 Februari 2026-Dok.Kemensos-

JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menerima audiensi Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji dan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan di Kantor Kementerian Sosial, Rabu, 4 Februari 2026.

Keduanya datang untuk mengajukan usulan pendirian sekolah rakyat.

Kepada kedua kepala daerah, Agus Jabo menginstruksikan untuk kerja cepat melengkapi dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan.

BACA JUGA:Eks Menlu Hasan Wirajuda Sebut Informasi Board of Peace yang Diterima Masyarakat Tidak Utuh

BACA JUGA:UNICEF Apresiasi Program MBG Pemerintah Indonesia, Dinilai Perkuat Masa Depan Anak Papua

"Sekarang bukan zamannya omon-omon, malu sama Presiden. Silahkan Pemkab mengajukan agar segera diurus tahun ini, agar segera dibangun rintisannya dan bisa menerima siswa baru," kata Agus Jabo.

Sekolah rakyat, ujar Agus Jabo, bukan sekadar lembaga pendidikan biasa melainkan juga miniatur program pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Hingga saat ini sudah berdiri 166 sekolah rakyat rintisan yang menampung 15 ribu lebih siswa di seluruh Indonesia.

Dalam waktu bersamaan, mulai tahun pembangunan 104 sekolah rakyat permanen juga telah dimulai. 

Presiden Prabowo menargetkan 500 sekolah rakyat berdiri di seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dengan daya tampung 1.000 siswa per sekolah.

BACA JUGA:Seskab Teddy Sebut Iuran Rp16,9 Triliun BoP Tak Wajib, Indonesia Belum Bayar

BACA JUGA:KNAI Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Nilai Rawan Politisasi

Lantaran itu, Agus Jabo meminta para kepala daerah serius menyukseskan program ini. 

Wagub Kaltim Seno Aji menyambut dengan baik arahan Wamensos Agus Jabo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads