Dugaan Pencemaran Cisadane Diselidiki, Begini Penjelasan Polres Metro Tangerang Kota

Dugaan Pencemaran Cisadane Diselidiki, Begini Penjelasan Polres Metro Tangerang Kota

Dari hasil sementara, pencemaran diyakini berkaitan dengan peristiwa kebakaran gudang kimia di wilayah tersebut.-Istimewa-

Polres Metro Tangerang Kota bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan kondisi Sungai Cisadane serta mengimbau masyarakat tetap waspada demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama pascakejadian pencemaran tersebut.

BACA JUGA:Pejabat Bea Cukai Kena OTT, Aktivis Anti Korupsi Buka Suara

BACA JUGA:96 Daftar BUMN Gelar Mudik Gratis 2026 via Bus hingga Kapal Laut, Pendaftaran Dibuka Mulai 12 Februari

Sebelumnya, Warga di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, diresahkan dengan kondisi aliran kali yang diduga tercemar. 

Air kali terlihat berwarna putih, berbusa, serta mengeluarkan bau menyengat, diduga imbas residu kebakaran gudang bahan kimia di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu.

Salah satu warga, Nur mengaku pertama kali mengetahui perubahan kondisi air saat melintas pada Senin (9/2/2026) pagi ketika hendak mengantar anaknya ke sekolah.

"Baunya nyengat," katanya kepada awak media.

Menurutnya, perubahan warna air tampak jelas di sekitar jembatan anak Sungai Cisadane, tepatnya di kawasan Gang Salem, dekat Perumahan Delatinos. 

Selain memutih, air juga mengeluarkan aroma yang diduga seperti minyak tanah atau bensin.

"Baunya kayak minyak tanah atau bensin," ujarnya.

BACA JUGA:11 Orang Tersangka Kasus Korupsi CPO, Kejagung Ancang-ancang Telusuri Aset!

BACA JUGA:30 Link Poster Menyambut Bulan Ramadhan 2026 Islami Siap Unduh, Cocok Share di Medsos IG, WA, dan X

Kondisi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga terlihat berhenti dan mengamati aliran kali yang diduga tercemar itu. 

Bahkan, di beberapa titik dilaporkan ikan terlihat mengapung dan berenang tidak normal.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosiyatullah membenarkan adanya laporan dari masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads