Penjelasan Ilmiah, Bentuk Penis Seseorang Bisa Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Penjelasan Ilmiah, Bentuk Penis Seseorang Bisa Berubah Seiring Bertambahnya Usia

ilustrasi bentuk penis pria bisa berubah seiring bertambahnya usia--Shutterstock

Berikut beberapa perubahan yang mungkin terjadi:

BACA JUGA:1 dari 5 Pria Lebih Memilih Pisah dengan Pasangan daripada Temukan Solusi saat Mr P Bermasalah

1. Skrotum Mengendur

Kolagen, yang menjaga kulit tetap elastis dan kencang, berkurang seiring waktu, sehingga kulit penis bisa kehilangan bentuknya. Faktor lingkungan seperti infeksi, trauma, kebersihan yang buruk, dan paparan sinar UV juga dapat mempercepat penuaan kulit penis.

Ya, skrotum memang akan mengendur seiring bertambahnya usia. Ini sebagian besar merupakan bagian alami dari proses penuaan. Penurunan massa otot dan perubahan kulit juga berkontribusi.

Dalam kasus ekstrem, muncul kondisi yang oleh Brian Steixner, MD, disebut “splashdown syndrome,” yaitu ketika duduk di toilet dan skrotum menyentuh air.

Ada prosedur yang semakin populer bernama scrotoplasty untuk mengencangkan kembali skrotum. Namun pencegahan lebih baik: berhenti merokok, makan sehat, dan rutin berolahraga dapat membantu mencegah pengenduran berlebihan.

BACA JUGA:1 dari 5 Pria Lebih Memilih Pisah dengan Pasangan daripada Temukan Solusi saat Mr P Bermasalah

2. Terjadi Penyusutan

Bukan sekadar penyusutan sementara setelah keluar dari kolam renang. Seiring usia, memang terjadi penurunan ukuran secara bertahap (namun bukan sampai menjadi mikropenis).

Penumpukan lemak di sekitar pangkal penis juga bisa membuat penis terlihat lebih pendek. 

Perut yang makin buncit membuat bantalan lemak di perut bawah menekan dan “menyembunyikan” sebagian penis di bawah kulit.

Berat badan naik, panjang efektif berkurang.

“Untuk setiap 13–14 kilogram berat badan yang Anda turunkan, Anda bisa mendapatkan tambahan panjang efektif sekitar 1,2 cm,” kata Dr. Steixner.

BACA JUGA:1 dari 5 Pria Lebih Memilih Pisah dengan Pasangan daripada Temukan Solusi saat Mr P Bermasalah

3. Penis Bisa Menjadi Bengkok

Biasanya ini akibat trauma berulang dari aktivitas olahraga atau hubungan seksual yang menyebabkan jaringan parut terbentuk di sepanjang penis.

Jaringan parut ini tidak terbentuk secara simetris.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads