Penjelasan Ilmiah, Bentuk Penis Seseorang Bisa Berubah Seiring Bertambahnya Usia
ilustrasi bentuk penis pria bisa berubah seiring bertambahnya usia--Shutterstock
Jika kelengkungan terasa signifikan atau menyakitkan, sebaiknya periksakan diri ke dokter.
Pada usia 60–70-an, kondisinya bisa memburuk.
Beberapa pasien bahkan memiliki penis yang bentuknya menyerupai tanda tanya.
Untungnya, ada penanganan untuk kondisi ini (dikenal sebagai penyakit Peyronie). Saat ini tersedia obat suntik yang membantu memecah plak jaringan parut yang menyebabkan kelengkungan tersebut.
BACA JUGA:Kisah Pria dengan Panjang Mr P 5 Cm, Penelitian Ungkap Rata-rata Ukuran Ideal
4. Kulup Bisa Menjadi Lebih Ketat
Jika seseorang tidak disunat, ia bisa mengalami kondisi yang disebut phimosis, yaitu ketika kulup menjadi terlalu ketat dan tidak bisa ditarik ke belakang.
Phimosis dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil atau saat ereksi. Kondisi ini bisa diobati dengan krim atau gel steroid, tetapi dalam beberapa kasus diperlukan tindakan sunat. Menjaga kebersihan adalah salah satu cara mencegahnya.
BACA JUGA:Imunisasi MMR pada Anak Efektif 80 Persen Melawan Gondongan, Waspadai Risiko Komplikasi
5. Disfungsi Ereksi (DE)
Jutaan pria mengalami disfungsi ereksi. Pada pria yang lebih tua, penyebab utamanya adalah berkurangnya aliran darah.
“DE seperti serangan jantung pada penis,” jelas Dr. Steixner.
“Dan pencegahannya hampir sama: makan sehat, olahraga, dan kendalikan faktor risiko.”
Untungnya, DE bisa diobati. Dokter akan meninjau riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik, serta memeriksa kadar testosteron.
Jika perubahan gaya hidup tidak membantu, dokter mungkin meresepkan obat minum. Pilihan lain termasuk alat vakum untuk membantu aliran darah, obat suntik ke uretra atau penis, atau prostesis penis.
Penelitian untuk terapi baru juga terus berkembang.
BACA JUGA:1 dari 5 Pria Lebih Memilih Pisah dengan Pasangan daripada Temukan Solusi saat Mr P Bermasalah
Kapan Harus Khawatir?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: