Buka-bukaan Keuntungan Mitra SPPG, Sony Sonjaya: Ada Resiko yang Ditanggung Mitra

Buka-bukaan Keuntungan Mitra SPPG, Sony Sonjaya: Ada Resiko yang Ditanggung Mitra

BGN menginstruksikan arahan khusus untuk SPPG yang berminat menyelenggarakan Sahur Bareng di Sekolah-dok disway-

Investasi ini merupakan belanja modal (Capital Expenditure/CapEx).

Investasi tersebut meliputi antara lain:

  • Pengadaan lahan seluas 500–800 meter persegi
  • ⁠Pembangunan dapur industri ±400 meter persegi.
  • 8–10 unit AC
  • 16 titik CCTV
  • Instalasi listrik 3 phase
  • Sistem filtrasi air standar air minum
  • IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)
  • ⁠Lantai granit atau epoksi antibakteri
  • Mess karyawan dan ruang kantor
  • ⁠Peralatan masak berskala industri
  • Penyediaan serta pelatihan tenaga relawan
  • Fasilitasi sertifikasi seperti SLHS dan Halal

2. Risiko Tinggi yang Ditanggung Mitra

  • Skema kemitraan ini menempatkan Mitra pada risiko bisnis yang nyata, antara lain:

a. Risiko Kontrak Tahunan

  • Kontrak berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang atau tidak diperpanjang berdasarkan hasil audit kepatuhan, higienitas, dan kinerja operasional. Keputusan sepenuhnya berada pada BGN.

b. Risiko Pemeliharaan Aset

  • Seluruh biaya perawatan gedung dan peralatan, termasuk penyusutan nilai aset akibat penggunaan intensif, menjadi tanggung jawab Mitra.

c. Risiko Renovasi dan Relokasi

  • Apabila ditemukan pelanggaran standar (misalnya alur dapur berpotensi menyebabkan cross contamination) atau terjadi penolakan permanen dari masyarakat sekitar sehingga harus relokasi, seluruh biaya bongkar, bangun ulang, dan pemindahan ditanggung 100% oleh Mitra.

BACA JUGA:Tinggalkan Peresmian SPPG Polri di Palmerah, Prabowo Tetap Disambut Warga

BACA JUGA:Polda Banten Luncurkan 76 Titik SPPG, Targetkan 228.313 Penerima Manfaat

BGN tidak mencairkan dana untuk risiko teknis maupun sosial yang menjadi tanggung jawab Mitra.

Dengan nilai investasi Rp2,5–6 miliar dan pendapatan kotor sekitar Rp1,8 miliar per tahun, titik impas (Break Even Point/BEP) secara rasional baru dapat dicapai dalam 2–2,5 tahun.

Pada tahun pertama dan kedua, Mitra pada umumnya masih berada dalam fase pengembalian modal dan depresiasi aset.

3. Bantahan Tudingan “Korupsi Sunat Porsi Makanan”

Tuduhan bahwa Mitra memperoleh keuntungan dengan menyunat porsi makanan menunjukkan ketidakpahaman terhadap tata kelola keuangan program MBG.

BGN secara tegas memisahkan:

  • Insentif Fasilitas/Gedung (Rp6 juta per hari), dan
  • Anggaran Bahan Baku/Makanan.

Melalui prinsip At-Cost dan penggunaan Virtual Account (VA), dana belanja bahan baku tidak masuk ke rekening pribadi Mitra.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads