Kompetisi #GreenGeneration Nestlé Dibuka, Gen Z Ditantang Ubah Sampah Plastik Jadi Ide Brilian
#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, sebuah kompetisi bisnis yang dirancang untuk mendorong generasi muda menjadi agen perubahan dalam pengelolaan kemasan yang lebih sirkular dan bertanggung jawab.--istimewa
Sejalan dengan hal tersebut, lebih dari sekadar kompetisi, #GreenGeneration menjadi ruang kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan asosiasi industri penghasil sampah kemasan.
Inisiatif ini sejalan dengan peta jalan pengurangan sampah plastik nasional yang menempatkan sektor manufaktur, layanan makanan dan minuman, serta ritel sebagai area prioritas.
Mengusung tema “Building Circular and Sustainable Systems for Everyday Products”, program ini mendorong generasi muda untuk menghadirkan solusi yang memiliki potensi implementasi dan keberlanjutan jangka panjang.
Sebanyak lebih dari 3.600 mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik di seluruh Indonesia tergabung dalam 1.355 tim dan mengikuti proses seleksi yang menitikberatkan pada kualitas ide, relevansi terhadap tantangan nasional, serta potensi implementasi.
BACA JUGA:HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari
Melalui tahapan tersebut, jumlah peserta mengerucut menjadi 20 tim finalis atau sekitar 60 mahasiswa, sebelum akhirnya dipilih lima tim terbaik yang mempresentasikan solusi mereka secara langsung pada babak final.
M. Bijaksana Junerosano, Founder & CEO Waste4Change turut terlibat sebagai salah satu dewan juri dalam kompetisi ini. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam inisiatif seperti #GreenGeneration merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem solusi lingkungan di Indonesia.
“Keterlibatan generasi muda dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah menjadi semakin krusial, mengingat sebagian besar persoalan lingkungan saat ini bersifat sistemik dan membutuhkan pendekatan lintas sektor. Inisiatif seperti #GreenGeneration menunjukkan bagaimana ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah dapat mendorong lahirnya solusi yang lebih kontekstual dan aplikatif. Ide yang dibangun berbasis data serta pemahaman realitas di lapangan, memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada penguatan sistem pengelolaan sampah nasional,” ujarnya.
Salah satu perwakilan tim pemenang menyampaikan bahwa partisipasi dalam #GreenGeneration tidak hanya memberikan pengalaman kompetisi, tetapi juga memperluas perspektif mereka terhadap kompleksitas isu keberlanjutan.
“Melalui proyek PackBack, kami menyadari bahwa permasalahan sampah di Indonesia bukan sekadar isu kesadaran, tetapi persoalan sistem yang masih terfragmentasi dan belum terintegrasi secara menyeluruh. Proyek kami menitikberatkan pada bagaimana mengintegrasikan inovasi teknologi ke dalam ekosistem yang relevan dengan kondisi dan perilaku masyarakat Indonesia. Secara keseluruhan, kompetisi #GreenGeneration dari Nestlé Indonesia mendorong kami untuk merancang solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga kontekstual, terukur, dan siap diimplementasikan,” ujar Perwakilan Tim Greenfluence, Juara Pertama dari Nestlé Indonesia #GreenGeneration Sustainability Business Case Competition 2026.
BACA JUGA:BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah
Melalui kompetisi ini, lima tim finalis terbaik #GreenGeneration memperoleh apresiasi berupa penghargaan serta dukungan pengembangan sebagai bentuk pengakuan atas ide dan solusi yang telah dikembangkan.
Nestlé Indonesia berharap apresiasi ini dapat menjadi dorongan bagi generasi muda untuk terus berperan aktif dalam menghadirkan inovasi keberlanjutan yang aplikatif dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
#GreenGeneration merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Nestlé sebagai perusahaan ‘Good food, Good life’ dalam mendukung upaya perlindungan lingkungan dan pengelolaan kemasan yang bertanggung jawab.
Sejalan dengan komitmen global Nestlé, perusahaan terus mendorong berbagai inisiatif untuk mengurangi penggunaan plastik, menerapkan prinsip design for recycling, serta meningkatkan penyerapan dan pengelolaan kembali sampah kemasan, sebagai upaya bersama dalam mewujudkan sistem pangan dan kemasan yang lebih berkelanjutan bagi generasi saat ini dan mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: