Kuliah S2 Sustainable Energy Technology Belajar Apa? Jurusan Dwi Sasetyaningtyas saat Terima LPDP di Delft

Kuliah S2 Sustainable Energy Technology Belajar Apa? Jurusan Dwi Sasetyaningtyas saat Terima LPDP di Delft

Profil dan riwayat pendidikan Dwi Sasetyaningtyas, penerima LPDP yang kini menjabat sebagai CEO.--Instagram @sasetyaningtyas

Mulai: September

Bahasa: Bahasa Inggris

BACA JUGA:Profil dan Rekam Jejak Syukur Iwantoro Mertua Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP, Pernah Dipanggil KPK

Fokus Studi

Transisi energi perlu dilakukan untuk menjamin masa depan energi yang berkelanjutan, dan hal ini memerlukan generasi baru insinyur serta peneliti yang berdedikasi dan mampu mengembangkan, merancang, serta mengoptimalkan sistem energi berkelanjutan. 

Para insinyur ini akan bekerja pada teknologi inovatif yang perlu diintegrasikan ke dalam infrastruktur listrik dan panas yang baru maupun yang sudah ada, yang didukung oleh struktur pasar yang baru.

BACA JUGA:Estimasi Dana Beasiswa LPDP Harus Dikembalikan Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Perkiraan Capai Rp3 M

Program Master of Science Sustainable Energy Technology (MSc SET) mencakup seluruh sistem energi berkelanjutan: mulai dari pembangkitan energi seperti tenaga surya fotovoltaik (PV) atau panas bumi (geotermal), hingga konversi energi, serta dari transportasi dan penyimpanan energi hingga konsumsi energi. Program MSc SET memiliki dua jalur (track) berbeda: satu jalur berfokus pada energi listrik, dan satu jalur berfokus pada pemanasan dan pendinginan serta integrasi sektor listrik dan panas.

Insinyur lulusan program MSc Sustainable Energy Technology memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya dan berperan sebagai integrator sistem dalam transisi energi.

Keahlian teknik mereka mencakup pembangkitan energi terbarukan, sistem distribusi, dan penyimpanan energi.

Terdapat permintaan yang tinggi terhadap insinyur dengan keahlian ini karena pemerintah dan industri memiliki rencana investasi yang ambisius dalam bidang energi berkelanjutan.

Nah, kamu tertarik?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads