Kampus Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP Masuk 50 Terbaik di Dunia, TU Delft Nomor 1 di Belanda

Kampus Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP Masuk 50 Terbaik di Dunia, TU Delft Nomor 1 di Belanda

Masih bingung mau pilih kampus yang mana, ternyata kampus TU Delft yang dipilih Dwi Sasetyaningtyas memang kampus terbaik di Belanda. --TU Delft

Peringkat kedua Universitas terbaik di Belanda berikutnya adalah University of Amsterdam yang merupakan institusi riset publik. 

UvA menempati peringkat ke-53 di QS World University Rankings 2026 dan ke-58 di Times Higher Education 2025. Universitas yang didirikan sejak 1632 ini sudah terakreditasi pemerintah Belanda dan jadi anggota League of European Research Universities (LERU). 

Kamu bisa pilih dari lebih 200 program berbahasa Inggris mulai dari S1 sampai doktoral di berbagai bidang seperti bisnis, teknologi, kedokteran, dan ilmu komputer.

BACA JUGA:Profil dan Rekam Jejak Syukur Iwantoro Mertua Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP, Pernah Dipanggil KPK

Salah satu jurusan unggulannya adalah Communication & Media Studies yang bahkan peringkat 1 dunia menurut QS 2025! 

Biaya kuliahnya cukup terjangkau, sekitar €2.200-€11.000 per tahun tergantung program yang kamu ambil. 

Program S1 rata-rata €2.200-€8.000 per tahun, sedangkan S2 sekitar €6.000-€11.000 per tahun. 

BACA JUGA:Estimasi Dana Beasiswa LPDP Harus Dikembalikan Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Perkiraan Capai Rp3 M

Di tempat ketiga, ada Utrecht University.

Utrecht University (UU) ranking ke-3 di Belanda dan ke-103 dunia. 

Universitas ini udah berdiri sejak 1636 dengan 7 fakultas dan lebih dari 58 program sarjana dan 150+ program magister, lengkap banget kan pilihannya! Kampusnya ada dua lokasi: pusat kota buat jurusan humaniora dan hukum, plus Utrecht Science Park yang super keren buat sains dan kedokteran! 

Biaya kuliahnya sekitar €2.601 per tahun buat warga EU, sedangkan mahasiswa internasional bayar €10.000-20.000 tergantung jurusannya.

Utrecht University juga fokus riset tema "Healthy Planet 2025" tentang keberlanjutan dan perubahan iklim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads