Cerita Wamenham Mugiyanto Tertahan di Doha saat Rudal Iran Menerjang Qatar

Cerita Wamenham Mugiyanto Tertahan di Doha saat Rudal Iran Menerjang Qatar

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto Sipin, tertahan di Doha, Qatar, setelah gagal terbang menuju Jenewa, Swiss-Istimewa-

DOHA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto Sipin, tertahan di Doha, Qatar, setelah gagal terbang menuju Jenewa, Swiss, Sabtu, 28 Februari 2026 malam. 

Serangan Iran ke sejumlah pangkalan Militer Amerika Serikat di Qatar membuat jadwal penerbangan di Hamad International Airport dibatalkan. 

BACA JUGA:Ini Cara Hitung Zakat Fitrah 2026 dalam Kilogram dan Rupiah, Jangan sampai Salah!

BACA JUGA:JK Sebut Ada Pihak yang Senang atas Kematian Ayatollah Khamenei

Pesawat yang ditumpangi Mugiyanto tidak bisa melintas setelah penutupan wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah.

Mugiyanto bercerita awal mula pembatalan penerbangannya menuju Jenewa yang transit lebih dulu di Doha, Qatar.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 16.00 waktu setempat, Mugiyanto bersama tim Kementerian HAM sempat lepas landas dari Doha menuju Jenewa.

Baru setengah jam mengudara, sang pilot menginformasikan penerbangan tidak bisa dilanjutkan. Ini akibat wilayah udara di Irak dan Iran ditutup pasca rudal Iran menghujam Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.

BACA JUGA:Mencekam, WNI di Doha Bagikan Momen Ledakan Bersahutan Rudal Iran yang Dicegah Qatar

"Jadi setelah berputar-putar di udara selama sekitar 2 jam kami akhirnya mendarat kembali di Hamad Airport di Doha," ujar Mugiyanto dalam keterangannya di akun Instagram Kementerian HAM, dikutip pada Minggu, 1 Maret 2026.

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto Sipin, masih tertahan di Doha, Qatar, setelah gagal terbang menuju Jenewa, Swiss. Dok. Instagram Kementerian HAM

Sejak Sabtu pagi waktu setempat hingga saat ini, dia masih berada di Hamad Airport, Doha. Dia belum tahu kapan pesawat Qatar Airways yang akan digunakan menuju Jenewa dapat kembali lepas landas dari Doha.

BACA JUGA:Golkar DKI Gelar DINAR 1447 H, Meriahkan Ramadan dengan Lomba Mewarnai dan Kaligrafi

Dia menjelaskan pemerintah Qatar juga saat ini sudah menetapkan situasi darurat nasional. Seluruh warga Qatar diharapkan tetap di rumah dan menjauhi wilayah militer.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads