Cap Go Meh 2026 di Singkawang Pecah Rekor, 727 Tatung Padati Jalur Kota
Pawai Tatung sendiri setiap tahun selalu menjadi daya tarik utama dalam perayaan Cap Go Meh Singkawang. -dok Disway-
SINGKAWANG, DISWAY.ID-- Pawai Tatung dalam rangka perayaan Cap Go Meh Singkawang 2026 berlangsung meriah pada Selasa, 3 Maret 2026.
Ribuan masyarakat memadati sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan atraksi budaya khas Tionghoa yang menjadi ikon pariwisata Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
BACA JUGA:Bertauhid Vertikal dan Horizontal ala Muhammadiyah
BACA JUGA:Cek Jadwal Long Weekend Maret 2026, Siap-Siap Catat Tanggal Liburan!
Festival Cap Go Meh Singkawang tahun ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang ‘Pacul’.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keberagaman sebagai fondasi kebangsaan Indonesia.
"Narasi kebangsaan Indonesia, bukanlah narasi seragam melainkan narasi yang disusun dengan dasar keberagaman dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote," tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Cap Go Meh sebagai pesan perdamaian bagi dunia.
BACA JUGA:Wamen HAM Sebut Ratusan WNI Terdampak di Qatar-Kuwait, Akibat Konflik Timur Tengah
BACA JUGA:Ramadan Jadi Peluang Emas, Bazar Cici Rosa Perluas Akses Pasar Ribuan Nasabah PNM
"Dari Singkawang dengan semangat kebersamaan, harmoni Cap Go Meh, mari kita kirimkan pesan kepada dunia, bahwa Indonesia berdiri teguh sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, toleransi dan persaudaraan," jelasnya.
Atraksi Tatung dan Kesenian Tradisional
Pawai Tatung sendiri setiap tahun selalu menjadi daya tarik utama dalam perayaan Cap Go Meh Singkawang.
Tatung merupakan perantara medium roh dalam kebudayaan Tionghoa. Dalam ritualnya, para Tatung melakukan aksi ekstrem seperti menusukkan benda tajam menembus pipi sebagai simbol kekuatan spiritual dan perlindungan dari roh jahat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: