Permintaan Kemasan Reusable untuk Belanja Online Meningkat 20 Persen Jelang Lebaran
Kemasan Reusable Karya Anak Bangsa, ALVABoard Siap Saingi Produsen Global---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Lonjakan belanja e-commerce jelang Lebaran 2026 mulai terasa di berbagai sektor industri. Masyarakat yang berbelanja secara online selama Ramadan mengalami peningkatan signifikan, bahkan di beberapa platform transaksi sudah mendekati kondisi overload.
Tingginya aktivitas belanja online menjelang Lebaran juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan kemasan pengiriman. Pelaku industri mencatat permintaan kemasan mengalami kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan periode Ramadan tahun lalu.
Kondisi ini turut mendorong aktivitas sektor logistik dan distribusi nasional, yang mengalami peningkatan volume pengiriman selama Ramadan. Lonjakan tersebut sebagian besar dipicu oleh pertumbuhan e-commerce serta meningkatnya pengiriman hampers Lebaran.
Permintaan Kemasan PP Board Diproyeksi Capai 140 Ribu Unit
Produsen kemasan asal Tangerang, ALVAboard, memproyeksikan peningkatan pesanan boks berbahan polypropylene corrugated (PP Board) hingga 140 ribu unit sejak awal Ramadan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
Business Development Manager ALVAboard, Carmen Yonathan, menjelaskan bahwa peningkatan permintaan datang dari berbagai segmen, mulai dari pelaku usaha hingga masyarakat yang bersiap melakukan mudik.
Menurutnya, permintaan kemasan untuk pengiriman paket oleh pelaku UMKM maupun individu meningkat sekitar 20 persen dibandingkan Ramadan tahun lalu.
Sementara itu, permintaan dari sektor industri logistik, khususnya pengiriman produk frozen food, bahkan meningkat hingga 30 persen selama periode Ramadan 2026.
Ukuran Kemasan Favorit untuk Mudik dan E-commerce
Carmen mengungkapkan bahwa ada beberapa ukuran kemasan yang paling banyak dipesan selama Ramadan.
Ukuran 70 x 50 x 40 sentimeter menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin membawa barang saat mudik. Boks dengan ukuran tersebut mampu menampung beban hingga 50–70 kilogram, sehingga cocok digunakan untuk perjalanan jauh.
Sementara itu, kemasan berukuran 40 x 20 x 20 sentimeter menjadi yang paling populer untuk pengiriman paket e-commerce, terutama bagi pelaku usaha online yang mengirimkan barang ke pelanggan.
Dari sisi wilayah, pemesanan kemasan masih didominasi oleh kawasan Jabodetabek, sementara pemesanan dari daerah lain di Pulau Jawa dan luar pulau hanya sekitar 15 persen dari total permintaan.
Konsumen Mulai Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan
Chief Marketing Officer ALVAboard, Christabelle Priscilla, menjelaskan bahwa meningkatnya permintaan kemasan tidak hanya dipicu oleh momen Ramadan dan Lebaran.
Menurutnya, masyarakat kini mulai lebih sadar akan pentingnya menggunakan kemasan ramah lingkungan yang bisa digunakan berulang kali.
Banyak konsumen mulai mencari alternatif pengganti kardus konvensional dengan kemasan yang lebih kuat, tahan lama, dan dapat digunakan kembali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: