Firdaus Oiwobo Mencak-mencak Soal Aktivis, Ada Hubungannya dengan KontraS?

Firdaus Oiwobo Mencak-mencak Soal Aktivis, Ada Hubungannya dengan KontraS?

Firdaus Oiwobo marah-marah di media sosial dengan netizen soal aktivis-Tangkapan Layar-

BACA JUGA:Bos BGN Beri Isyarat akan Efisiensi Anggaran Program MBG, Kenapa?

Pengacara nyentrik ini justru menilai sebagai aktivis janganlah terlalu berlebihan dalam mengkritisi suatu permasalahan.

Hal tersebut Ia ungkapkan dalam sebuah video unggahannya di media sosial miliknya pada Senin 16 Maret 2026.

“Ada yang mengkait-kaitkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM ya dengan institusi, salah satu institusi yang ada di Indonesia. Karena sebelum kejadian beliau katanya memprotes kebijakan undang-undang institusi tersebut. Dan saya berpendapat bahwa sebenarnya jadi aktivis itu gak usah terlalu berlebihan lah,” buka Firdaus Oiwobo.

BACA JUGA:1.076.282 Orang Tukar Uang Pecahan Jelang Lebaran, Naik Hampir 2 Kali Lipat

BACA JUGA:Jelang Idul Fitri, Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Penyintas Bencana di Bireuen

“Banyak aktivis-aktivis sekarang ini yang akhirnya gagal, bahkan gak sedikit aktivis-aktivis itu berujung pada celaka. Kenapa? Karena perbuatannya, ulahnya, mulutnya sendiri. Mulutnya sendiri yang seakan-akan dia super power” ujarnya.

Dalam video tersebut, Firdaus Oiwobo juga mengaku sebagai aktivis, namun dirinya masih melihat-lihat cara mengkritik seseorang atau pun Lembaga.

“Saya juga aktivis, sampai sekarang saya masih jadi aktivis. Tapi saya melihat-lihat bagaimana kita bisa mengkritik seseorang atau lembaga tetapi tidak juga menyinggung orang itu. Bagaimana caranya? Jadi hari ini ada orang-orang, rombongan-rombongan yang mengatasamakan hak asasi manusia yang mencoba memojokan institusi tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:Stok Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H Dipantau Ketat, Harga Cabai Turun!

BACA JUGA:Kanda Bahlil Beri Pesan ke Pemudik: Matikan Kompor dan Cabut Setrika Demi Hemat Energi

Namun menanggapi kasus penyiraman terhadap aktivis HAM dari KontraS ini, Firdaus mengaku tidak setuju untuk memojokan sebuah institusi, dan mengajak debat jika ada yang tidak sependapat dengan dirinya.

“Saya tidak setuju. Saya mendukung institusi tersebut. Karena kalian aktivis-aktivis, waktu kemarin demonya juga keterlaluan sih,” jelasnya.

“Sampai masuk ke ruang rapat orang. Ngapain masuk ke ruang rapat? Dengan euforia mengatasamakan hak asasi manusia. Apanya hak asasi manusia? Berapa kali sih hak asasi manusia di Indonesia diurus? Udah ratusan, bahkan ribuan hak asasi manusia, mengatasamakan hak asasi manusia tapi buat kepentingan politik,” tuturnya.

“Bahkan kalian aktivis-aktivis yang dianggap memperjuangkan hak asasi manusia, gak sedikit juga yang diboncengi oleh kepentingan asing. Kalau kalian mau debat, boleh. Karena saya tahu persis bagaimana perjalanan kalian. Saya juga aktivis. Terima kasih,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait