Polemik Menu 'Bintang 5' MBG, SPPG Akui Cuma Kiasan Anggaran
Ilustrasi siswa mendapatkan menu MBG-Hasyim Ashari-
BACA JUGA:Pegawai SPPG Dipecat Gegara Lontarkan 'Rakyat Jelata', Nanik S. Deyang Buka Suara
Meski istilah "Bintang 5" telah diklarifikasi sebagai bentuk optimasi anggaran, tantangan besar tetap menanti Badan Gizi Nasional.
Pengawasan ketat diperlukan agar kenaikan Rp5.000 per porsi ini benar-benar lari ke piring siswa, bukan menguap dalam rantai distribusi atau birokrasi.
Fariz berharap masyarakat tetap mendukung program ini dengan ekspektasi yang realistis.
Fokus utama tetap pada pemenuhan gizi kronis (stunting) dan kecukupan kalori harian pelajar, bukan sekadar label mentereng yang menghiasi pemberitaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: